Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMM Mulai Mengajar di Open University Ho Chi Minh, Vietnam

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMM Mulai Mengajar di Open University Ho Chi Minh, Vietnam

Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP UMM – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memulai program pengajaran Bahasa Indonesia di Open University Ho Chi Minh, Vietnam. Program ini merupakan bagian dari kerja sama internasional yang bertujuan untuk memperkenalkan dan mengajarkan Bahasa Indonesia kepada masyarakat Vietnam. Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Arif Setiawan, M.Pd., menyatakan bahwa program ini adalah langkah strategis dalam memperluas pengaruh Bahasa Indonesia di kancah internasional. “Kami berharap bahwa melalui program ini, mahasiswa kami tidak hanya dapat mengaplikasikan ilmu yang mereka pelajari, tetapi juga dapat mengenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat Vietnam,” ujar Arif Setiawan. Para mahasiswa yang terlibat dalam program ini adalah Bella Mustika, Melani Nadira, Irmada Ikhsania, Rossa Julfiyatun, dan Selya Oktananda Sundari. Mereka telah dipersiapkan dengan baik untuk menghadapi tantangan mengajar di luar negeri, termasuk pelatihan intensif tentang metode pengajaran dan penyesuaian budaya. Bella Mustika, salah satu pengajar, mengungkapkan rasa antusiasmenya terhadap program ini. “Ini adalah kesempatan yang luar biasa untuk mengembangkan kemampuan mengajar kami sekaligus mempromosikan Bahasa Indonesia di luar negeri. Kami siap untuk berbagi pengetahuan dan budaya kami dengan para mahasiswa di Open University Ho Chi Minh,” katanya. Melani Nadira juga menambahkan bahwa program ini merupakan pengalaman berharga yang dapat membuka peluang karir di masa depan. “Mengajar di luar negeri memberikan perspektif baru dalam pendidikan dan membuka jaringan internasional yang sangat penting bagi pengembangan karir kami,” ujarnya. Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi hubungan bilateral antara Indonesia dan Vietnam, khususnya dalam bidang pendidikan dan budaya. Dengan adanya mahasiswa UMM yang mengajar di Vietnam, diharapkan masyarakat Vietnam semakin mengenal dan tertarik untuk mempelajari Bahasa Indonesia serta budaya Indonesia. Ketua Program Studi, Arif Setiawan, berharap bahwa kerja sama ini dapat terus berlanjut dan berkembang di masa mendatang. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung program-program internasional seperti ini yang tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa kami, tetapi juga bagi negara dan masyarakat internasional,” tambahnya. Program pengajaran Bahasa Indonesia di Open University Ho Chi Minh ini akan berlangsung selama satu semester dan diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi program-program serupa di masa mendatang.

Mahasiswa PBI FKIP UMM Sukses Raih Juara 2 Cabor Lari 1500 Meter di Dekan Cup FKIP UMM 2024

Mahasiswa PBI FKIP UMM Sukses Raih Juara 2 Cabor Lari 1500 Meter di Dekan Cup FKIP UMM 2024

Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP UMM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Dalam ajang Dekan Cup FKIP UMM 2024, Awaludin Ilham, mahasiswa PBI FKIP UMM, berhasil meraih juara 2 dalam cabang olahraga (Cabor) Lari 1500 Meter. Dekan Cup FKIP (UMM) adalah ajang kompetisi tahunan yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai program studi di FKIP untuk berkompetisi dalam berbagai cabang olahraga dan seni. Tahun ini, cabang olahraga lari 1500 meter menjadi salah satu kategori yang paling dinantikan, dengan peserta yang menunjukkan semangat dan daya juang tinggi. Awaludin Ilham berhasil menampilkan performa yang luar biasa di lintasan lari. Dengan kecepatan dan stamina yang impresif, ia mampu menyelesaikan lomba dan meraih posisi kedua. Prestasi ini tidak hanya mencerminkan kemampuan atletiknya, tetapi juga dedikasi dan kerja keras yang telah ia curahkan dalam latihan. Arif Setiawan, M.Pd., Kaprodi PBI FKIP UMM, menyampaikan apresiasinya atas pencapaian yang diraih oleh Awaludin Ilham. “Kami sangat bangga dengan prestasi yang dicapai oleh Awaludin. Ia telah menunjukkan semangat juang yang tinggi dan dedikasi yang luar biasa. Prestasi ini merupakan bukti bahwa mahasiswa PBI FKIP UMM tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kemampuan luar biasa di bidang olahraga,” ujarnya. Arif Setiawan juga menambahkan bahwa dukungan dari seluruh civitas akademika sangat berperan penting dalam keberhasilan ini. “Kami berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi mereka di berbagai bidang,” tambahnya. Keberhasilan Awaludin Ilham dalam meraih juara 2 di cabang olahraga lari 1500 meter ini tidak hanya membawa kebanggaan bagi Prodi PBI FKIP UMM, tetapi juga mempertegas komitmen UMM dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa di berbagai bidang, termasuk olahraga. Dengan prestasi ini, Awaludin Ilham tidak hanya mengharumkan nama Prodi PBI FKIP UMM, tetapi juga memberikan inspirasi bagi rekan-rekan mahasiswa lainnya untuk terus berusaha dan berprestasi dalam berbagai ajang kompetisi. Diharapkan, semangat dan dedikasi yang ditunjukkan oleh Awaludin dapat menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk selalu memberikan yang terbaik dalam setiap bidang yang mereka geluti.

Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMM Bintangi Acara Pembuka Pementasan Teater Kertas FH UB

Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMM Bintangi Acara Pembuka Pementasan Teater Kertas FH UB

Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP UMM – Dalam rangkaian acara pembuka pementasan teater Kertas yang digelar oleh Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH UB), mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)  Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tampil memukau sebagai bintang tamu. Acara tersebut berlangsung pada Sabtu, 8 Juni 2024, bertempat di Gedung C Fakultas Hukum UB. Mahasiswa PBI FKIP (UMM) yang tergabung dalam Sanggar Aksara tersebut menampilkan musikalisasi puisi berjudul “Sang Kelana”. Karya puisi ini merupakan ciptaan Dr. Hari Sunaryo, M.Si., dosen PBI FKIP UMM yang dikenal atas kontribusinya dalam bidang sastra. Penampilan yang penuh penghayatan ini berhasil memukau penonton yang hadir dan mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan. Candra Rahma Wijaya Putra, S.S., S.Pd., M.A., yang menjabat sebagai Sekretaris Prodi PBI FKIP UMM, yang juga aktif dalam dunia sastra dan drama, memberikan dukungan penuh kepada mahasiswa yang berpartisipasi. Candra Rahma Wijaya Putra mengungkapkan kebanggaannya terhadap penampilan mahasiswa PBI FKIP UMM dan menambahkan bahwa keterlibatan mereka dalam acara ini menunjukkan potensi besar yang dimiliki oleh para mahasiswa dalam bidang seni dan budaya. “Pementasan ini bukan hanya ajang untuk menunjukkan kemampuan seni mahasiswa, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat hubungan antar universitas melalui kegiatan budaya. Kami berharap penampilan ini bisa menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan mengembangkan bakat mereka,” ujar Candra Rahma Wijaya Putra. Acara pementasan teater Kertas FH UB sendiri merupakan salah satu agenda tahunan yang selalu dinanti oleh para pecinta seni teater. Tahun ini, pementasan mengangkat tema yang sangat relevan dengan kondisi sosial saat ini, sehingga diharapkan mampu memberikan refleksi mendalam bagi para penonton. Kolaborasi antara mahasiswa PBI FKIP UMM dan FH UB ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antar institusi pendidikan dapat memberikan dampak positif yang luas, baik dalam pengembangan seni budaya maupun dalam memperkuat hubungan antar universitas.

Penerimaan Hangat Lima Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMM di KJRI Vietnam

Penerimaan Hangat Lima Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMM di KJRI Vietnam

Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP UMM – Lima mahasiswa dan dua dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menerima sambutan hangat di Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Ho Chi Minh City, Vietnam. Prosesi penerimaan ini menjadi awal dari program magang dan partisipasi mereka dalam Program Center of Excellence (CoE) Diplomasi Bahasa yang akan berlangsung selama tiga bulan ke depan. Kedatangan mahasiswa ini dikawal langsung oleh Dr. Arif Budi Wuriyanto, M.Si., Kepala UPT BIPA UMM, dan Arif Setiawan, M.Pd., Kaprodi PBI FKIP UMM. Mereka disambut dengan penuh kehangatan oleh Konsul Jenderal RI, Bapak Agustaviano Sofjan, beserta jajaran staf KJRI. Dalam sambutannya, Bapak Agustaviano Sofjan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif UMM dalam mengirimkan mahasiswa untuk program magang di Vietnam. “Kami sangat menyambut baik kedatangan adik-adik mahasiswa dari UMM. Program ini tidak hanya meningkatkan kompetensi kalian, tetapi juga memperkuat diplomasi budaya antara Indonesia dan Vietnam. Kami berharap kalian dapat memberikan yang terbaik selama berada di sini dan membawa nama baik Indonesia,” ujar Konsul Jenderal. Dr. Arif Budi Wuriyanto menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh KJRI Vietnam. Beliau juga menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam memperkenalkan budaya dan bahasa Indonesia di kancah internasional. “Kami sangat berterima kasih atas sambutan yang luar biasa ini. Kami berharap mahasiswa kami dapat belajar banyak dan juga memberikan kontribusi positif selama mereka menjalani program ini,” ungkap Dr. Arif. Arif Setiawan, M.Pd., menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya UMM dalam membekali mahasiswa dengan pengalaman internasional. “Kami berharap pengalaman ini dapat memperkaya wawasan dan keterampilan mahasiswa dalam bidang pendidikan bahasa serta memperkuat hubungan baik antara Indonesia dan Vietnam,” katanya. Selama prosesi penerimaan, mahasiswa PBI FKIP UMM juga berkesempatan untuk berinteraksi dengan staf KJRI dan menerima pengarahan mengenai kehidupan dan kegiatan di Vietnam. Mereka akan ditempatkan di Open University Ho Chi Minh untuk menjalani program magang, di mana mereka akan mengajar bahasa Indonesia dan memperkenalkan kebudayaan Indonesia kepada para mahasiswa setempat. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang luas, baik bagi mahasiswa maupun bagi hubungan bilateral antara Indonesia dan Vietnam. Dengan pengalaman ini, mahasiswa diharapkan dapat membawa pulang wawasan dan keterampilan yang berguna untuk masa depan mereka serta memperkuat diplomasi budaya Indonesia di mata internasional.

Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMM Berangkat ke Vietnam untuk Program Magang CoE Diplomasi Bahasa

Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMM Berangkat ke Vietnam untuk Program Magang CoE Diplomasi Bahasa

Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP UMM – Lima mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) siap berangkat ke Vietnam untuk melaksanakan program magang dan mengikuti Program Center of Excellence (CoE) Diplomasi Bahasa. Keberangkatan mereka dikawal langsung oleh Dr. Arif Budi Wuriyanto, M.Si., Kepala UPT BIPA UMM, dan Arif Setiawan, M.Pd., Kaprodi PBI FKIP UMM. Para mahasiswa tersebut akan menetap di Vietnam selama kurang lebih tiga bulan dengan tujuan utama Open University Ho Chi Minh. Program ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang pendidikan bahasa serta memperluas wawasan internasional mereka melalui diplomasi budaya dan bahasa. Dr. Arif Budi Wuriyanto mengungkapkan bahwa program ini adalah kesempatan emas bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman praktis di luar negeri. “Dengan magang di Open University Ho Chi Minh, mahasiswa akan belajar banyak tentang metode pengajaran bahasa Indonesia kepada penutur asing dan juga memperkenalkan kebudayaan Indonesia di kancah internasional,” ujarnya. Arif Setiawan, M.Pd., Kaprodi PBI FKIP UMM, menambahkan bahwa program ini juga bertujuan untuk membangun jejaring internasional yang kuat serta meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam beradaptasi dengan lingkungan pendidikan yang berbeda. “Kami berharap melalui program ini, mahasiswa dapat membawa pulang pengalaman berharga yang dapat mereka aplikasikan di Indonesia, sekaligus memperkuat diplomasi bahasa dan budaya Indonesia di Vietnam,” tutur Arif Setiawan. Program magang dan CoE Diplomasi Bahasa ini diharapkan dapat memberikan dampak positif baik bagi mahasiswa maupun bagi institusi pendidikan terkait. Mahasiswa yang terlibat akan mendapatkan kesempatan untuk mengajar bahasa Indonesia dan memperkenalkan budaya Indonesia kepada mahasiswa di Vietnam, yang pada gilirannya akan mempererat hubungan bilateral antara kedua negara. Keberangkatan ini juga menjadi bukti nyata komitmen UMM dalam mendukung pengembangan kompetensi internasional bagi mahasiswanya. Dengan semakin banyaknya program kerjasama internasional seperti ini, diharapkan lulusan UMM akan memiliki daya saing global yang tinggi serta mampu berkontribusi positif dalam kancah pendidikan internasional.