Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Malang memiliki sejarah menarik sejak pertama berdiri hingga saat ini. Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia didirikan pada tahun 1983 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 070/O/1985, tanggal 18 Februari 1985. Sejak saat itu, Prodi melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Upaya tersebut pun membuahkan hasil sehingga Prodi memperoleh status ‘diakui’ oleh pada tanggal 31 Mei 1989 berdasarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0441/O/1989. Berbagai upaya yang telah dilakukan sebelumnya terus berlanjut hingga pada tahun 1995, Prodi mendapatkan status ‘disamakan’ berdasarkan SK Dirjen Nomor 311/Dikti/Kep/1995.

Pada perkembangan selanjutnya, Prodi berhasil meraih akreditasi B berdasarkan SK Badan Akreditasi Nasional Dikti Nomor 022/BAN-PT/Ak-XV/S1/VII/2012 pada tanggal 27 Juli 2012. Untuk mempertahankan dan meningkatkan pencapaian yang telah diraih tersebut, Prodi senantiasa melakukan inovasi dalam berbagai bidang. Pada tahun 2017, segala upaya tersebut terjawab dengan diraihnya akreditasi A berdasarkan SK Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Nomor 2077/SK/BAN-PT/Akred/S/VI/2017 pada tanggal 20 Juni 2017. Pada tahun 2022 semakin memperkuat eksistensinya dengan meraih akreditasi “UNGGUL” berdasarkan Surat Keputusan LAMDIK No. 667/SK/LAMDIK/Ak/S/XI/2022 pada tanggal 15 November 2022. Atas pencapaian tersebut, Prodi melakukan evaluasi dan inovasi ke depan secara berkelanjutan untuk menjawab tantangan dinamika pendidikan dan perubahan zaman yang semakin berkembang. Sejarah Prodi tersebut disajikan pada gambar sebagai berikut.

Selain itu, program studi ini juga meraih akreditasi internasional dari FIBAA (Foundation for International Business Administration Accreditation), lembaga akreditasi bereputasi internasional berbasis di Jerman, yang menunjukkan bahwa kurikulum, proses pembelajaran, dan sistem penjaminan mutu telah memenuhi standar global serta memperkuat daya saing lulusan di tingkat internasional.