L. Dela Fimeta, Novelis muda BSI Modern lolos ke tahap lanjut Duta Bahasa Jawa Timur 2026

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (BSI) Modern Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), L. Dela Fimeta, kembali menorehkan capaian membanggakan di tingkat provinsi. Mahasiswa semester enam tersebut berhasil melangkah ke tahap pertama dalam ajang Duta Bahasa Jawa Timur 2026. Capaian ini menjadi bukti konsistensi Dela dalam bidang literasi, kebahasaan, dan pengembangan diri sebagai generasi muda yang berkomitmen terhadap pemajuan bahasa Indonesia. Keberhasilan Dela melaju ke tahap berikutnya tidak hadir secara tiba-tiba. Sebelumnya, pada tahun 2024, ia telah mengukir prestasi sebagai Putri Literasi Jawa Timur 2024. Gelar tersebut menjadi pijakan awal yang memperkuat reputasinya sebagai figur muda yang aktif dalam gerakan literasi di Jawa Timur. Prestasi tersebut sekaligus memperlihatkan kesinambungan kiprah Dela dalam mengintegrasikan kompetensi akademik dengan kontribusi nyata di masyarakat. Sebagai mahasiswa aktif di BSI Modern UMM, Dela dikenal tidak hanya berprestasi dalam kompetisi, tetapi juga produktif dalam dunia kepenulisan kreatif. Ia tergolong sebagai novelis muda yang karyanya banyak diminati pembaca. Novel perdananya yang berjudul Waktu dan Tenggara berhasil meraih capaian luar biasa dengan jumlah pembaca mencapai 17,8 juta orang di platform digital. Angka tersebut menunjukkan daya tarik narasi dan kedekatan tema yang diangkat dengan generasi muda masa kini. Keberhasilan novel tersebut menjadi indikator bahwa mahasiswa BSI Modern tidak hanya unggul dalam aspek pedagogis dan linguistik, tetapi juga dalam kreativitas sastra populer. Dela mampu memadukan sensitivitas bahasa dengan kekuatan storytelling yang relevan dengan dinamika psikologis pembaca muda. Karya “Waktu dan Tenggara” dinilai menghadirkan alur yang emosional, reflektif, serta menggambarkan konflik batin generasi muda secara autentik. Capaian Dela dalam ajang Duta Bahasa Jawa Timur 2026 masih berada pada tahap seleksi lanjutan. Ia harus melewati sejumlah tahapan berikutnya sebelum dapat ditetapkan sebagai finalis resmi. Meski demikian, keberhasilannya menembus babak selanjutnya sudah menjadi kebanggaan tersendiri bagi lingkungan akademik BSI Modern UMM. Dukungan dari dosen, rekan mahasiswa, serta sivitas akademika terus mengalir sebagai bentuk apresiasi atas perjuangannya. Dengan kombinasi prestasi literasi, produktivitas kepenulisan, serta partisipasi dalam ajang kebahasaan, L. Dela Fimeta menunjukkan bahwa mahasiswa BSI Modern mampu berperan sebagai agen perubahan budaya literasi. Publik kini menantikan langkah selanjutnya dalam seleksi Duta Bahasa Jawa Timur 2026 sekaligus menunggu karya terbarunya yang tengah dipersiapkan.