
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Modern (BSI Modern) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas jejaring internasional melalui pengembangan program unggulan Center of Excellence (CoE) Diplomasi Bahasa. Program ini secara khusus menitikberatkan pada pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) sebagai bagian dari upaya strategis memperkenalkan bahasa dan budaya Indonesia ke dunia internasional. Langkah ini menjadi wujud keseriusan BSI Modern dalam merespons meningkatnya minat masyarakat global terhadap Bahasa Indonesia, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam diplomasi budaya.
CoE Diplomasi Bahasa dikembangkan melalui kurikulum kolaboratif yang dirancang bersama mitra nasional dan internasional. Sejumlah institusi yang terlibat dalam kerja sama ini antara lain Open University Ho Chi Minh City, University of Social Sciences and Humanities Vietnam, Jilin International Studies University, Musah-Asiah Foundation, Menara Bahasa, UPT BIPA UMM, serta My Little Island. Melalui kemitraan ini, materi pembelajaran tidak hanya disusun berdasarkan teori, tetapi juga disesuaikan dengan kebutuhan riil peserta didik internasional dan perkembangan metode pengajaran bahasa yang berbasis teknologi serta pendekatan lintas budaya.

Pelaksanaan program ini telah menunjukkan perkembangan yang konsisten. Hingga saat ini, CoE Diplomasi Bahasa telah memasuki batch kedua yang diselenggarakan pada tahun 2024 dan 2025 di Open University Ho Chi Minh City, Vietnam. Keberlanjutan program hingga tahap tersebut menjadi indikator kepercayaan mitra terhadap kualitas akademik mahasiswa BSI Modern. Kegiatan di luar negeri ini tidak semata-mata praktik mengajar, melainkan juga menjadi ruang pembelajaran budaya yang memperluas wawasan mahasiswa tentang dinamika sosial dan karakter pembelajar bahasa di tingkat internasional.
Tahun ini, BSI Modern kembali mempersiapkan pengiriman mahasiswa untuk mengikuti program magang internasional sebagai tutor Bahasa Indonesia. Program tersebut dirancang berlangsung selama tiga bulan. Sebelum diberangkatkan, para mahasiswa menjalani pembekalan teori secara intensif sebagai bekal profesional. Pembekalan itu mencakup penguatan strategi pengajaran BIPA, keterampilan komunikasi antarbudaya, pengembangan bahan ajar berbasis digital, hingga teknik evaluasi pembelajaran yang responsif terhadap latar belakang peserta didik yang beragam.
Kelas profesional unggulan ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya cakap secara pedagogis, tetapi juga memiliki sensitivitas budaya dan kemampuan adaptasi yang tinggi. Para mahasiswa dipersiapkan untuk menjadi representasi akademik sekaligus duta budaya yang memperkenalkan Bahasa Indonesia secara komunikatif dan kontekstual. Dengan pengalaman magang di luar negeri, mereka diharapkan mampu membangun jejaring profesional yang berkelanjutan serta membuka peluang kolaborasi baru bagi institusi.

Ke depan, BSI Modern UMM menargetkan perluasan kerja sama internasional dan peningkatan partisipasi mahasiswa dalam program magang global. Upaya ini sejalan dengan visi institusi dalam menghasilkan lulusan yang berdaya saing internasional dan berkontribusi nyata dalam penguatan diplomasi bahasa Indonesia. Melalui CoE Diplomasi Bahasa, BSI Modern berupaya menghadirkan model pendidikan bahasa yang tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga berlandaskan praktik nyata dan kemitraan global yang berkelanjutan.