PERKOKOH KERJA SAMA MBKM MELALUI SEMINAR NASIONAL BAHASA DAN SASTRA (SENASBASA) V

Malang-Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMM bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA), Universitas Muhammadiyah Makassar (UNISMUH Makassar), dan Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) menggelar semnar nasional bertema Tantangan Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya di Era Disrupsi. Pelaksanaan seminar yang dilakukan oleh empat universitas ini dibalut dalam SENASBASA V. SENASBASA merupakan kegiatan seminar tahunan yang rutin diadakan oleh Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMM. Tema yang diusung pada seminar kali ini sangat relevan dengan perkembangan bahasa, sastra, dan pendidikan saat ini. Seperti yang dikemukakan oleh empat pembicara seminar yaitu Prof. Dr. Prima Gusti Yanti, M.Hum. (Kaprodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UHAMKA), Dr. Sugiarti, M.Si. (Kaprodi Pendidikan Bahasa Indonesia UMM), Dr. Munirah, M.Pd. (Kaprodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNISMUH), dan Deden Ahmad Supendi, M.Pd (Kaprodi Pendidikan Bahasa dan Sastra UMMI). Keempat pembicara tersebut menyampaikan perkembangan bahasa, sastra dan pendidikan di era digital. Pada era sastra digital, peran pembaca, penulis, dan kritikus sastra memiliki batas yang kabur atau tidak jelas karena penulis, pembaca, maupun kritikus dapat berinteraksi secara langsung di dunia maya untuk memberi masukan pada jalan cerita. Sastra digital menjadi menarik karena mampu merespons keinginan dan bakat individu secara mudah. Hal itu dapat terlihat dengan penyaluran bakat pengarang yang terakomodasi dengan baik. Pemanfaatan bahasa dalam media sosial terkait dengan linguistik forensik dapat digunakan untuk mengkaji bahasa, hukum, dan kriminalitas. Kata-kata yang ada di media sosial berkaitan dengan Bahasa dan hukum. Adanya data-data tersebut dapat membantu untuk dianalisis terkait dengan hukum dan UU ITE karena terkait dengan singgungan yang ada di media sosial seperti ujaran kebencian dan hoax. Pembelajaran dalam Al-Qur’an dalam menghadapi era disrupsi sangat penting. Strategi pembelajaran yang berpusat pada siswa dapat menggabungkan cerita-cerita nabi yang dapat memotivasi siswa untuk selalu berpegang teguh pada ajaran agama. Purwati Anggraini, M.Hum. selaku ketua pelaksana SENASBASA V menngungkapkan bahwa tujuan diadakan seminar kali ini selain memperkokoh kerja sama mitra dalam rangka melaksanakan MBKM, adanya SENASBASA V dapat digunakan oleh mahasiswa dari Prodi Pendidikan bahasa Indonesia FKIP UMM dan kampus mitra untuk menyampaikan hasil penelitian dan pemikiran sehingga dapat saling bertukar ilmu dan pengalaman. Adanya seminar ini juga memberikan manfaat bagi mahasiswa salah satunya memperkaya sumber belajar mahasiswa, sehingga sebagai calon guru dapat membuat pembelajaran Bahasa Indonesia menjadi lebih bermakna dan berkualitas. Purwati juga menambahkan bahwa kegiatan seminar bersama menjadi agenda tahunan dengan model kerja sama mitra. Selain itu, kegiatan seminar dapat dikembangkan menjadi kegiatan akademis yang luarannya lebih ditingkatkan kualitas maupun kuantitasnya (an).
PRODI PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA FKIP UMM GELAR WORKSHOP KURIKULUM OBE (OUTCOME BASED EDUCATION) BERBASIS PIBIPAPRENUER

Malang-Workshop Kurikulum Outcome Based Education (OBE) Berbasis PIBIPAPRENEUR yang diselenggarakan Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang pada tanggal 28-29 September 2021 berlangsung dengan khidmat. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Rektor UMM, Dr. Fauzan, M.Pd. dan lanjutkan pemaparan materi oleh Prof. Dr. Djoko Saryono. Pendidikan melalui pembelajaran dibutuhkan kurikulum yang dapat dianalogikan sebagai kendaraan suatu pendidikan, yang mengacu pada implementasi pembelajaran. perlu dilakukan persiapan terhadap kendaraan sebagai analogi pendidikan yang matang. Oleh karena itu, dalam mewujudkan atmosfer pendidikan yang baik dan sesuai dengan tujuan, maka diperlukan desain kurikulum yang telah disiapkan. Perancangan kurikulum yang mengalami disrupsi secara cepat menjadi sebuah hambatan di dunia pendidikan. Tentu diperlukan pemikiran yang cermat dalam menyusun sebuah kurikulum agar menghasilkan lulusan (produk) melalui pembelajaran yang sesuai dan relevan dengan kebutuhan dunia industry atau kerja. “Di dalam OBE sebagai sebuah sistem itu salah satunya adalah kurikulum, oleh karena itu kurikulumnya disebut out-come base curriculum (kurikulum berbasis luaran)” ujar Djoko Saryono (28/09/2021). Mengacu basis PIBIPAPRENEUR kurikulum OBE, seorang pendidikan instruktur BIPA dan Entrepreneur harus dilandasi dengan sifat merawat Bahasa Indonesia agar tidak mudah terkonversi dan terkontaminasi dengan Bahasa asing, yang menyebabkan terhadap Bahasa Indonesia tidak akan memiliki identitas. Selanjutnya pembahasan dilanjutkan tentang ulasan dan diskusi kurikulum OBE oleh Dr. Moh. Syaifudin, M.Si. selaku Kepala Lembaga Inovasi Pembelajaran UMM. Kurikulum OBE dengan pendekatan MBKM yang telah dilakukan Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia akan membawa beberapa langkah menuju akreditasi internasional. “Mengacu pada renstra dan rencana induk pengembangan Universitas Muhammadiyah Malang tahun 2023-2026, program studi di lingkungan Universitas Muhammadiyah Malang akan memasuki sebuah era akreditasi internasional dan saya berharap, selesainya kurikulum OBE di Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, Bahasa Indonesia akan mengawali untuk mengajukan akreditasi internasional.” Ujar Syaifudin. Pernyataan tersebut mengacu pada syarat utama yang digunakan untuk mengajukan akreditasi internasional yaitu ketersediaan dokumen kurikulum berbasis outcome. Tidak kalah penting, bukti nyata dari implementasi kurikulum berbasis outcome dalam mengajar dan belajar yaitu outcome-based assessment and evaluation, yang mengacu pada pengukuran capaian pembelajaran lulusan. Terdapat empat capaian pembelajaran yang terdapat di dalam kurikulum program studi, yang meliputi, capaian pembelajaran sikap, pengetahuan, keterampilan umum, dan keterampilan khusus. Setelah mendapatkan review dari Dr. Moh. Syaifudin, M.Si. selaku Kepala Lembaga Inovasi Pembelajaran UMM, perlu adanya beberapa pembenaan terhadap dokumen kurikulum OBE yang telah disusun Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia untuk menyelesaikan rancangan kurikulum, sehingga beberapa langkah lagi menuju akreditasi internasional akan segerah terealisasi.
Dialog Akademik Sebagai Wadah untuk Sosialisasi Kegiatan Program Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia UMM

Malang – Kegiatan Dialog Akademik oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Malang (14/08/2021). Kegiatan berlangsung melalui ruang virtual dengan memaparkan beberapa program akademik yang dimiliki Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) sebagai upaya memberikan perhatian khusus kepada mahasiswa. Beberapa program ditawarkan untuk menunjang prestasi mahasiswa melalui Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). MBKM memberikan peluang kepada mahasiswa melalui program Pertukaran Mahasiswa untuk melakukan kegiatan belajar bersama mitra kampus yang telah bekerja sama dengan Program Studi PBI UMM. Beberapa kerja sama telah dilakukan, dari internal kampus hingga eksternal kampus. Kerja sama internal PBI UMM menggandeng Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, UMM, sedangkan kerja sama eksternal meliputi Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP-UHAMKA Jakarta, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP-UNISMUH Makasar, dan Program Studi Bahasa Indonesia FKIP-UMMI Sukabumi. Sugiarti selaku Ketua Program Studi PBI UMM menyatakan “program ini bertujuan untuk memberikan peluang yang bagus untuk meningkatkan kompetensi kapasitas mahasiswa, dalam rangka membangun diri dengan melakukan komunikasi bersama pihak luar”. Tidak hanya itu, MBKM juga dapat diselenggarakan melalui program Asistensi Mengajar oleh mahasiswa di institusi resmi Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas (SMP dan SMA) yang telah diakui pemerintah. Jalur kegiatan pada program Asistensi Mengajar dapat dilakukan secara mandiri maupun kerja sama. Kegiatan ini berupa bantuan mengajar, tutorial, bimbingan teknis, pelatihan kegiatan lainya yang berhubungan dengan kegiatan akademik. “Kegiatan tersebut merupakan bentuk pemerolehan informasi ataupun bentuk pemerolehan ilmu yang sudah didaoat oleh Anda semuanya dan itu dapat diaplikasikan di satuan pendidikan” ujar Arif Setiawan selaku Sekretaris Program Studi PBI UMM. Program Penelitian, Pengabdian, Publikasi Artikel, Seminar Bersama, dan Magang melalui MBKM, yang dilakukan dan terintegrasi dengan program Asistensi Mengajar dan Pertukaran Mahasiswa menjadi alternatif bagi mahasiswa untuk kegiatan belajarnya. Program ini memberikan kesempatan belajar selama tiga semester di luar Program Studi PBI, UMM. Kegiatan ini mendukung program UMM Pasti (pasti lulus tepat waktu, pasti mandiri, dan pasti bekerja), dan kurikulum OBE. “Program ini juga mendukung MBKM yang pertama yaitu kurikulum OBE (Outcome-Based-Education) program pendidikan yang berbasis luaran gitu ya” Purwati Anggraini selaku dosen PBI UMM. Adanya kegiatan ini memberi pengalaman yang kompleks mulai dari kegiatan MBKM Pertukaran Belajar yang dilakukan mahasiswa sembari menulis artikel publikasi untuk tugas akhir. Pada kegiatan MBKM Asistensi Mengajar yang dilakukan mahasiswa sekaligus dapat mengambil data penelitian untuk tugas akhir di instansi satuan pendidikan. Sedangkan kegiatan magang dapat dipilih mahasiswa mulai dari magang pustakawan, jurnalistik, dan ke-BIPA-an. Selanjutnya dari serangkaian kegiatan itu, mahasiswa dapat memaparkan hasil temuannya pada diseminasi bersama. Melalui diseminasi bersama, mahasiswa dapat memaparkan hasil penelitian atau pemikiran yang digunakan untuk mengisis SKPI untuk persyaratan kelulusan. “Insyaallah bulan oktober aka nada program seminar bersma yang diselenggarakan prodi (PBI UMM) kerja sama dengan universita mitra yaitu UHAMKA Jakarta, UNISMU Makasar dan UMMI Sukabumi” ujar Purwati Anggraini selaku Dosen PBI UMM. Kegiatan Dialog Akademik selanjutnya di lakukannya tutorial pembuatan akun SPADA Indonesia oleh Budi Qur`ani selaku Dosen PBI UMM. SPADA Indonesia merupakan web site hasil pengembangan tim dosen seluruh perguruan tinggi di Indonesia yang digunakan untuk terintegrasi pada kegiatan MBKM. Sehingga terlaksananya program MBKM dapat dengan mudah diakses oleh mahasiswa.
GELAR PENGANUGERAHAN PEMENANG LOMBA, PRODI PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA UMM APRESIASI KERATIVITAS SISWA SMA SE-INDONESIA

Malang-Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia UMM menggelar kegiatan penganugerahan lomba dalam rangka memperingati Hari Puisi dan Hari Pendidikan Nasional 2021 secara tatap maya. Acara ini dihadiri oleh siswa SMA se-Indonesia yang merupakan peserta lomba membaca puisi, mendongeng, dan menulis feature yang telah dilaksanakan bertepatan dengan Hari Puisi dan Hardiknas. Acara berlangsung dengan khidmat dan sangat meriah. Diawali dengan penampilan dari komunitas Sangkar Malang, yaitu komunitas sastra yang digawangi oleh mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa UMM. Komunitas Sangkar Malang menampilkan pembacaan puisi dengan sangat apik. Kemudian, dilanjutkan dengan sambutan oleh Kaprodi Pendidikan Bahasa Indonesia UMM, Dr. Sugiarti, M.Si. yang menegaskan bahwa jika siswa-siswa bergabung menjadi mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia tidak hanya ilmu teori saja yang didapatkan, tetapi juga praktik-praktik yang terkait dengan peningkatan keterampilan mahasiswa, seperti penyutradaraan, membaca puisi, MC, dan penyiar. Meskipun bertemu melalui virtual, tetapi tidak menyurutkan antusias siswa menyimak kolaborasi mendongeng antara Indah Rahayuning Tyas mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia UMM dengan Mitha Saharani juara 1 lomba mendongeng yang membawakan dongeng bertema Covid-19. Selain itu, ada juga penampilan dari Fahmi Khairuddin mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia yang membacakan puisi Ws Rendra dan juga pembacaan puisi dari Ade Fitri juara 1 lomba membaca puisi. Acara ditutup dengan kesan pesan dari Baladiffa Aurora selaku juara 1 lomba menulis feature yang mengungkapkan bahwa lomba yang diselenggarakan oleh Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia sangat menarik dan membuat peserta lebih kreatif lagi dalam mengasah keterampilan. Baladiffa juga mengungkapkan bahwa semoga tahun depan kegiatan lomba serupa diadakan lagi dan lebih bervariasi.
Masih dalam Suasana Pandemi: Pendidikan Bahasa Indonesia UMM Adakan Webinar Memperingati Hari Pendidikan Nasional

Malang – Hari pendidikan nasional yang jatuh pada 2 mei 2021, prodi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Muhamadiyah Malang (UMM) memperingati dengan kegiatan kependidikan yang bermanfaat, yakni seminar nasional yang mengangkat tema Inovasi Pembelajaran di Masa Pandemi, Senin (3/5/2021). Keadaan yang belum sepenuhnya kondusif di tengah pandemi covid 19 mengakibatkan segala kegiatan masih bersifat virtual. Namun hal tersebut tidak menyurutkan antusiasme dan keinginan belajar oleh para peserta seminar nasional yang hadir dari berbagai wilayah di Indonesia dengan jumlah lebih kurang 165 peserta. Hal tersebut tentu menguatkan persepsi, bahwa pembelajaran daring yang mulai menurun tingkat keinovasiannya perlu digerakkan lagi dengan kegiatan-kegiatan bermanfaat yang memberikan kontribusi lebih dalam pendidikan seperti seminar nasional kali ini. Berangkat dari permasalahan tersebut, prodi Pendidikan Bahasa Indonesia memberikan wadah bagi calon pendidik atau pendidik yang menginginkan perubahan dalam dunia pendidikan seiring dengan perkembangan zaman yang mulai mengalami peningkatkan dari berbagai segi. Seperti penuturan pada sambutan yang disampaikan oleh kaprodi Pendidikan Bahasa Indonesia, Dr. Sugiarti, M.Si, beliau menuturkan bahwa “seminar ini guna memberikan alternatif bagi bapak/ibu guru dan calon guru untuk merespon perubahan pembelajaran di masa pandemi covid-19”. Meningkatnya kekreatifan dan inovasi oleh pendidik dalam melangsungkan kegiatan belajar mengajar diperoleh melalui berbagai ilmu yang disampaikan beriringan dengan perkembangan zaman yang telah meroket. Diawali dengan pemaparan mengenai trik jitu antusias belajar melalui pembelajaran daring, para peserta memperoleh berbagai informasi mengenai langkah-langkah kreatif yang bisa ditempuh agar tidak jenuh dalam belajar. Hal ini beriringan dengan materi-materi yang disampaikan dua narasumber lainnya berkaitan dengan kekereatifan dan inovasi pembelajaran daring saat ini.
Program Ekuivalensi Skripsi, Antarkan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Lulus Tepat Waktu

Malang – Program ekuivalensi skripsi yang digagas oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia sejak 2018 lalu, pada tahap pertama, mengantarkan 15 mahasiswa prodi pendidikan bahasa Indonesia untuk lulus tanpa menulis skripsi, tiga diantaranya sudah melangsungkan sidang pada kamis (18/03/2021) dan jumat (19/03/2021). 15 mahasiswa ini lulus melalui program ekuivalensi skripsi dengan penulisan artikel ilmiah pada jurnal terakreditasi SINTA 2 sampai 5. Salah satu program unggulan yang digagas oleh prodi Pendidikan Bahasa Indonesia untuk mewadahi dan mengantarkan mahasiswa lulus tepat waktu, menjadi alasan 15 mahasiswa ini mengambil peluang untuk tidak membuang waktu dalam berkarya di dunia kepenulisan. Selain memberikan kontribusi lebih dalam dunia bahasa, sastra dan pendidikan, manfaat yang diperoleh dari artikel ilmiah yang telah ditulisnya akan mengantarkan mereka meraih gelar sarjana tanpa menulis berlembar-lembar skripsi yang tentunya memakan waktu yang tidak sebentar. Seperti penuturan Syahrotul Latifah, mahasiswi semester 8 yang berhasil mengikuti program ekuivalensi skripsi ini mengungkapkan bahwa proses mengikuti ekuivalensi memang berat. Akan tetapi, ketika sudah di akhir semester akan benar-benar membantu dan memudahkan karena tinggal mempertanggungjawabkan apa yang telah dikaji dalam bentuk ujian sempro dan ujian tugas akhir dengan jadwal yang telah ditetapkan. “Pada mulanya dapat tercetuskan memilih artikel jurnal sebagai ekuivalensi karena sejak semester 3, rata-rata luaran mata kuliah adalah jurnal yang diterbitkan di jurnal yang akreditasi sinta 2-6. Ditambah motivasi dosen dan teman-teman bahwa dengan ikut ekuivalensi tanpa menulis skripsi. Jadi saya berpikir saya bisa dengan lebih mudah lulus dan mendapat gelar sarjana.” Ungkap Lala, mahasiswi yang saat ini juga menyandang status penerima beasiswa bidikmisi 2017. Ketekunan dalam proses penyusunan artikel jurnal menjadi penentu tercapainya harapan bagi mahasiswa/mahasiswi yang berkeinginan untuk lulus tepat waktu melalui program ekuivalensi skripsi. Bimbingan dan arahan yang diberikan dosen program studi Pendidikan Bahasa Indonesia juga akan menambah kemudahan dalam terselesaikannya artikel jurnal yang telah digagas oleh mahasiswa.
MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA FKIP UMM KENALKAN DUNIA SASTRA MELALUI PODCAST

Era digital menuntut mahasiswa harus selalu berinovasi agar tidak ketinggalan zaman. Salah satu cara yang dilakukan adalah memanfaatkan media digital untuk informasi yang positif. Hal itu dilakukan oleh Tutut Ayu, Intan Zuhrotun, Annisauf, dan Galuh Farah mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia semester VII yang memanfaatkan media digital Podcast untuk mengenalkan dunia sastra kepada para pendengar. Ide dari keempat mahasiswa tersebut bermula dari tugas mata kuliah Kewirausahaan Sastra. Mata Kuliah Kewirausahaan Sastra yang diampu oleh Dr. Hari Sunaryo, M.Si. bertujuan agar mahasiswa mempunyai wawasan dan keterampilan kewirausahaan bidang sastra. Mata kuliah ini juga mempunyai luaran berupa produk kewirausahaan mahasiswa bidang sastra berupa barang maupun jasa. Oleh karena itu, Ayu dan teman-teman memilih membuat Podcast bertajuk Shaswara. Shaswara merupakan singkatan dari “Podcast-nya Pecinta Sastra”. Sesuai dengan namanya, Shaswara bertujuan untuk memperkenalkan dunia sastra kepada masyarakat luas agar. Materi-materi yang dibahas seputar teori sastra, karya sastra, kritik sastra, dan kajian lain yang terkait dengan sastra. Tidak hanya itu, Shaswara juga menghadirkan generasi milenial yang sudah menghasilkan karya sastra. Keterbatasan di tengah pandemi tidak menyurutkan semangat Ayu dan teman-teman untuk memperkenalkan sastra melalui media digital. Pembimbingan secara intensif, komprehensif, dan identifikasi kasus sedini mungkin bersama dosen pengampu, dapat meminimalkan kendala-kendala yang dihadapi. Pada akhirnya, dengan adanya Shaswara yang memanfaatkan media digital, dapat memberikan pengetahuan baru kepada masyarakat tentang sastra. Sastra dapat diminati oleh generasi milenial. Sastra dapat menempati ruang baru di hati masyarakat. Sehingga, dapat memberikan pencerahan bagi semua. Pungkas Hari Sunaryo.
Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia Gelar Senasbasa 4 Bertema “Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya di Masa Pandemi”

Malang – Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia bekerjasama dengan HISKI Pusat menyelenggarakan rangkaian acara SENASBASA 4. Pada Rabu (28/10/2020) diadakan senasbasa 4 yang mengusung tema “Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya di Masa Pandemi” untuk meningkatkan mutu bahasa dan sastra Indonesia dalam menghadapi kompetensi global. Melalui aplikasi zoom meeting (daring), acara diawali secara resmi dengan menyanyikan Indonesia Raya dan sang surya secara serentak. Musikalisasi puisi oleh mahasiswa PBI UMM juga ikut mengawali acara senasbasa pada kali ini. “Jadilah guru bahasa yang bermutu, agar surga menantimu.” Ungkap Poncojari Wahyono, Dekan FKIP UMM saat membuka acara tersebut. Acara senasbasa ini menghadirkan Prof. Dr. Syamsul Arifin, M.Si (Guru Besar Sosiologi-Agama UMM), Prof. Dr. Suwardi Endraswara, M.Hum (Ketua HISKI Pusat-Guru Besar FBS Universitas Negeri Yogyakarta), dan Prof. Dr. I Nyoman Darma Putra (Guru Besar FIB Universitas Udayana) yang menyampaikan materi luar biasa kepada kurang lebih 250 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Senasbasa 4 ini dibagi menjadi dua sesi dengan pengelompokkan menjadi 7 ruang virtual. Penyampaian materi mengenai kajian kritis perkembangan bahasa dan sastra di Indonesia yang mengalami perubahan signifikan khususnya di tengah pandemi menjadi topik menarik yang dikuak habis. “Kajian terhadap wacana pandemi dalam teks media massa Indonesia menunjukkan bahwa makna kesadaran dan ketidaksadaran teks tidak selalu seiring, malahan sering bertentangan misalnya teks yang diniatkan untuk menghibur malahan dapat menimbulkan rasa takut berlebihan terhadap wabah.” Terang Darma Putra di akhir materi.
Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMM, Tumbuh Bersama New Malang Pos Melalui PKL Jurnalistik
Malang – PKL Jurnalistik merupakan salah satu mata kuliah untuk mahasiswa semester VII di Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP UMM. Menindaklanjuti perubahan sistem perkuliahan karena adanya pandemi Covid-19, perkuliahan semester ganjil 2020-2021 masih menggunakan sistem daring karena hingga saat ini pandemi masih belum juga reda. Kaprodi dan sekprodi PBI UMM, Dr. Sugiarti, M.Si. dan Arif Setiawan, M.Pd. mengunjungi new malang post pers untuk menjalin kerjasama seperti tahun-tahun sebelumnya. Kerjasama ini menjadi momok terpenting keberhasilan mahasiswa dalam proses perkuliahan, salah satunya di mata kuliah jurnalistik sebab ilmu pengetahuan dan keterampilan mahasiswa tidak cukup kalau hanya di bangku kuliah, harus disertai praktik langsung di lapangan. “Kami punya mata kuliah PKL Jurnalistik untuk mahasiswa semester VII. PKL Jurnalistik ini mahasiswa terjun langsung menjadi wartawan dan menerbitkan koran 12 halaman. Dan kami selalu bekerjasama dengan New Malang Pos,” jelas Sugiarti. Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia UMM sudah menjalin kerjasama dengan new malang post sejak beberapa tahun yang lalu, bersama alm. Pak husnun sejak 2002 dan kemudian diteruskan mas halim (pemred new malang post). Jika sebelumnya mahasiswa diwajibkan praktik langsung di lapangan dengan berbagai tugas seperti wartawan dan pemasaran dan atau marketing yang dibina langsung oleh pemred new malang post, untuk semester ini Pendidikan Bahasa Indonesia mengupayakan kegiatan serupa meskipun sebagian besar mahasiswa bisa melakukan melalui daring. Abdul Halim, alumni ilmu komunikasi FISIP UMM yang juga merupakan pemred New Malang Pos ini menyambut kerjasama bersama Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia dengan penuh antusias. “untuk sukses semua harus berkolaborasi. New Malang pos sangat terbuka untuk kerjasama ini, apalagi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMM ini sudah menjadi keluarga sendiri. Kita bersinergi untuk sukses dan besar bersama-sama”. Terangnya.
Child In: Aplikasi Penguatan Karakter Berbasis Keluarga Karya Mahasiswa PBI UMM

Malang – Berangkat dari fakta bahwa di Indonesia masih belum ada Kabupaten atau Kota Layak Anak, tim dari Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menciptakan sebuah aplikasi bagi pendidikan karakter anak. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang berjudul “Child In: Aplikasi Penguatan Karakter Berbasis Keluarga” ini berhasil lolos dan mendapatkan hibah pendanaan dari Dirbelmawa. PKM yang masuk skim Karsa Cipta (KC) ini terdiri atas Asmaul Farida Azizi sebagai ketua serta Alfi Khoiru An Nisa dan Mochammad Bagas P sebagai anggota. Karena adanya pandemi covid-19, terdapat kebijakan bahwa PKM tidak membentuk luaran berupa produk, melainkan konsep. Meskipun demikian, hal itu tidak menyurutkan semangat tim untuk bergerilya memberikan manfaat bagi sesama manusia melalui aplikasi yang dirancangnya. Desain aplikasi yang dikerjakan kurang lebih 1 bulan setengah ini dilakukan melalui koordinasi secara daring. Aplikasi ini digagas dengan latar belakang bahwa orangtua dalam pengasuhan anak sangatlah penting. Menurut salah satu anggota tim, “Hak anak untuk mendapat perlindungan bisa dimaksimalkan. Hak anak untuk bermain di tempat yg aman juga dapat dimaksimalkan. Orang tua/wali perlu mengembangkan pengasuhan alternatif agar dapat menerapkan pengasuhan yang tepat. Di sisi lain, ternyata pengaduan pada beberapa kluster pengaduan anak terus mengalami peningkatan. Banyak anak terlibat dalam ranah hukum, narkotika, bahkan prostitusi dan pornografi,” jelas Rida. Child In dirancang untuk berkontribusi pada perwujudan kabupaten/kota layak anak dengan menghadirkan media pengasuhan alternatif, pengaduan kekerasan/pelanggaran hak anak, hingga fitur menu wisata dan event budaya. Child ini memiliki beberapa keunggulan, yaitu lembaga konsultasi dilayani oleh Puspaga (Pusat Pembelajaran Keluarga serta terdapat fitur pengaduan yang disambungkan dengan Dinas Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Selain itu, aplikasi ini juga dilengkapi fitur screen timer untuk mengontrol durasi anak bermain gawai. Tidak hanya itu, terdapat informasi mengenai kegiatan wisata, seni, dan budaya yang ramah anak.