Pengumuman 3

What is Lorem Ipsum?Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry’s standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book. It has survived not only five centuries, but also the leap into electronic typesetting, remaining essentially unchanged. It was popularised in the 1960s with the release of Letraset sheets containing Lorem Ipsum passages, and more recently with desktop publishing software like Aldus PageMaker including versions of Lorem Ipsum. Why do we use it?It is a long established fact that a reader will be distracted by the readable content of a page when looking at its layout. The point of using Lorem Ipsum is that it has a more-or-less normal distribution of letters, as opposed to using ‘Content here, content here’, making it look like readable English. Many desktop publishing packages and web page editors now use Lorem Ipsum as their default model text, and a search for ‘lorem ipsum’ will uncover many web sites still in their infancy. Various versions have evolved over the years, sometimes by accident, sometimes on purpose (injected humour and the like).
Pengumuman 2

What is Lorem Ipsum?Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry’s standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book. It has survived not only five centuries, but also the leap into electronic typesetting, remaining essentially unchanged. It was popularised in the 1960s with the release of Letraset sheets containing Lorem Ipsum passages, and more recently with desktop publishing software like Aldus PageMaker including versions of Lorem Ipsum. Why do we use it?It is a long established fact that a reader will be distracted by the readable content of a page when looking at its layout. The point of using Lorem Ipsum is that it has a more-or-less normal distribution of letters, as opposed to using ‘Content here, content here’, making it look like readable English. Many desktop publishing packages and web page editors now use Lorem Ipsum as their default model text, and a search for ‘lorem ipsum’ will uncover many web sites still in their infancy. Various versions have evolved over the years, sometimes by accident, sometimes on purpose (injected humour and the like).
Pengumuman 1

What is Lorem Ipsum?Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry’s standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book. It has survived not only five centuries, but also the leap into electronic typesetting, remaining essentially unchanged. It was popularised in the 1960s with the release of Letraset sheets containing Lorem Ipsum passages, and more recently with desktop publishing software like Aldus PageMaker including versions of Lorem Ipsum. Why do we use it?It is a long established fact that a reader will be distracted by the readable content of a page when looking at its layout. The point of using Lorem Ipsum is that it has a more-or-less normal distribution of letters, as opposed to using ‘Content here, content here’, making it look like readable English. Many desktop publishing packages and web page editors now use Lorem Ipsum as their default model text, and a search for ‘lorem ipsum’ will uncover many web sites still in their infancy. Various versions have evolved over the years, sometimes by accident, sometimes on purpose (injected humour and the like).
Mahasiswa PBI UMM Sukses Raih Perak dalam PSM PTMA Tingkat Nasional V 2021

Malang – R. Zulfa Setyoko Pamungkas mahasiwa PBI UMM berhasil menyabet medali perak di kategori penulisan puisi dalam Pekan Seni Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PSM PTMA) Tingkat Nasional V 2021. Mahasiswa yang akrab dipanggil Zulfa ini mengikutsertakan puisi ciptaannya yang berjudul Dosa Malam Kepadaku. Puisi ini bertema tentang mimpi atau harapan seseorang yang galau dengan masa depannya sendiri yang kian samar dan tidak jelas. Sebenarnya jika ditelisik lebih dalam, puisi Dosa Malam Kepadaku mengangkat isu psikologi tentang Quarter Life Crisis atau krisis seperempat abad. Krisis seperempat abad ini merupakan istilah psikologi yang merujuk pada keadaan emosional yang umumnya dialami oleh orang-orang berusia 20 hingga 30 tahun seperti kekhawatiran, keraguan terhadap kemampuan diri, dan kebingungan menentukan arah hidup. Malam semakin ramai bagi diriku yang mengais sunyinya Malam semakin ceria bagi diriku yang memeluk tangisnya Malam semakin mawar bagi diriku yang rela punguti durinya Acap kali dalam mimpiku terjaga, malam selalu berbisik lirih bahwa besok, lusa dan masa depan akan baik baik saja Tidak mungkin! Itu tidak mungkin berlaku pada diriku, sayang (cuplikan puisi) Ide cerita dibalut dengan gaya penulisan yang apik inilah menjadi modal Zulfa menyabet perak dalam gelaran PSM PTMA Tingkat Nasional V 2021. Dalam kondisi pandemi virus Corona COVID-19 di Indonesia saat ini, penyelenggaraan PSM PTMA dilaksanakan secara daring dan luring dan memiliki rentetan kegiatan yang cukup panjang. Pelaksanaan PSM PTMA daring dilakukan dalam rangka implementasi kebijakan pemerintah tentang pembatasan di tempat atau fasilitas umum untuk mencegah penyebaran COVID-19. Hingga akhirnya sukses terlaksana setelah melakukan pengumuman pemenang dan penutupan kegiatan pada tanggal 19 Desember 2021. Kegiatan yang dilakukan setiap tahun ini bertujuan memberikan wadah untuk berkreasi di bidang seni, mengembangkan ekspresi sesuai norma budi pekerti, meningkatkan kreativitas, serta menumbuhkembangkan sikap suportivitas di kalangan mahasiswa PTMA. Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Malang telah mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti beberpa kategori lomba dalam PSM PTMA. Kategori lomba tersebut diantaranya adalah penulisan puisi, pembacaan puisi, penulisan cerpen, monolog, dan musikalisasi puisi. Dari keikutsertaannya tersebut PBI UMM sukses mendapatkan satu medali emas dan satu medali perak. Kategori yang berhasil menyumbang medali tersebut adalah penulisan cerpen dan penulisan puisi. Harapan kedepannya bisa memperbaiki kualitas dan kompetensi mahasiswa dalam berbagai bidang baik dalam bidang pendidikan, bahasa, dan sastra.
Sinergi Realisasi MBKM Melalui Kurikulum OBE di PTM

Malang – Rapat Kerja Nasional MBKM “Capaian Pembelajaran Kurikulum OBE” oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) bersama LPTK-LKPTM Perguruan Tinggi Muhammadiyah (16/08/2021). Kegiatan ini melalui ruang virtual (Meet Zoom) yang dibuka oleh Sugiarti, selaku Ketua Program Studi PBI, FKIP, UMM. Rapat kerja dibuka secara resmi oleh Syamsul Arifin, selaku Wakil Rektor I UMM. Kegiatan ini membahas dua topik besar yaitu MBKM dan kurikulum OBE. MBKM dan kurikulum OBE kembali pada bidang keilmuan yang di tekunin pada Program Studi PBSI, memiliki bidang ilmu yang dapat didesain sedemikian rupa untuk mengakomodasi kepentingan MBKM dan penyususnan kurikulum OBE. Penyususnan kurikulum OBE memiliki kaitannya dengan visi misi, tujuan, dan strategi program studi. Tahap evaluasi kurikulum, yang perlu dipersiapkan yaitu mekanisme penyusunan kurikulum, penyusunan kurikulum, mekanisme evaluasi kurikulum, dan mekanisme pemuktahiran kurikulum, yang semua itu melibatan pemangku kepentingan. Kebutuhan pemangku kepentingan, meliputi profil lulusan, perumusan CPL, dan matriks hubungan CPL dengan profil lulusan. “Sesungguhnya kurikulum OBE itu adalah implementasi dari perpaduan antara kurikulum perguruan tinggi dan KKNI yang dulu sudah pernah diluncurkan beberapa tahun yang lalu” ujar Sugiarti (16/08). Pemaparan oleh Prima Gusti Yanti, dari Program Studi PBSI, FKIP, UHAMKA Jakarta. Menambahakan konten, hasil evaluasi stakeholder yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran kurikulum pada tahun 2020-2021 dengan jumlah SKS 147. Mata kuliah pilihan terkait profil program studi yaitu, jurnalistik, BIPA, dan kesastraan, dan ketiganya dapat diambil dari semester lima hingga tujuh. “Mereka sudah merambah ke bidang-bidang yang lain ternyata, nah untuk hal itu tentu program studi harus menyiapkan berbagai keterampilan yang harus dipenuhi oleh mahasiswa kita. Kita sama-sama tahu bahwa kurikulum berbasis OBE itu memang berpusat pada outcome” ujar Prima Gusti Yanti (16/08). Program MBKM PBSI UHAMKA meliputi asistensi mengajar, magang industri, dan pertukaran mahasiswa. Pertukaran mahasiswa dilaksanakan disemester lima dengan menggandeng Teknik Informatika UHAMKA Jakarta sebagai keterampilan mahasiswa menggunakan IT dan FISIP sebagai pembelajaran jurnalistik. Magang industri dilakukan dengan pembelajaran BIPA dan penyuntingan. Pemaparan dilanjutkan oleh Munirah, dari PBSI, FKIP, UNISMU Makasar. Strategi pencapaian terhadap pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), kurikulum MBKM, penelitian kolaborasi, pengabdian masyarakat, dan kerja sama. Pengembangan SDA fokus awal untuk menjadi doktor dan yang menjadi kurang yaitu penelitian kolaborasi dan pengabdian masyarakat. Profil lulusan PBSI UNISMU meliputi guru pemula, peneliti pemula, wirausahawan bahasa dan sastra, penulis, dan pranatacara. Pernyataan selanjutnya oleh Muhammad Rohmadi, selaku asesor BAN-PT, menjelaskan Pengenalan dan Peninjauan Kurikulum PBSI yang merujuk Pengembangan Kurikulum Abad XXI, Krikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Banyak hal-hal di PTM terkait hasil kerja MBKM-nya sudah nyata dan tinggal mendokumentasikan dalam bentuk administrasi. “Ruang kerja, ruang lingkup yang bisa kita masuki itu hampir semua bidang bisa kita masuki. Sepanjang memiliki kompetensi, hard skill dan soft skill secara profesional” ujar Muhammad Rohmadi (16/08). Oleh karena itu, tindakan yang perlu dilakukan terhadap MBKM ini yaitu mengadministrasikan dan mengikuti pola administrasi bersama. Karena pendidikan bukan hanya tugas pemerintah dan guru, tetapi semua komponen yang terlibat di dalamnya.