
Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), mengadakan kuliah tamu dengan tema “Peluang Penelitian dalam Integrasi Teknologi: Identifikasi Area-area Penelitian yang Berfokus pada Aplikasi Teknologi Baru dalam Pendidikan”. Acara yang digelar pada Kamis, 5 Desember 2024, di Aula BAU Lantai 2 UMM ini bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa dalam penelitian berbasis teknologi modern, khususnya yang relevan dengan dunia pendidikan.
Kegiatan ini menghadirkan Dr. Cahyo Hasanudin, M.Pd., seorang narasumber berpengalaman yang juga dikenal sebagai pembimbing UKM Riset dan Penalaran IKIP PGRI Bojonegoro. Dalam pemaparannya, Dr. Cahyo mengupas berbagai aspek penting terkait peluang penelitian dalam integrasi teknologi, seperti pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam pembelajaran, pengembangan media pembelajaran berbasis augmented reality (AR), hingga pemanfaatan big data untuk analisis pendidikan.
Beliau juga membahas strategi bagaimana peneliti muda, khususnya mahasiswa, dapat menggali ide-ide inovatif dan memanfaatkan tren teknologi untuk menyelesaikan masalah-masalah nyata dalam dunia pendidikan. “Teknologi adalah kunci untuk menciptakan pendidikan yang lebih inklusif, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Mahasiswa harus berani mencoba, bereksperimen, dan mengembangkan solusi melalui penelitian,” ujar Dr. Cahyo dalam sesi kuliah tamu tersebut.
Acara ini dimoderatori oleh Arti Prihatini, M.Pd., dosen Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, yang turut memberikan pandangan terkait pentingnya integrasi teknologi dalam pembelajaran bahasa. “Sebagai mahasiswa di era digital, kita harus mampu menjadikan teknologi sebagai alat untuk mendukung pembelajaran, bukan sekadar pengguna pasif. Melalui kegiatan ini, saya harap mahasiswa lebih terinspirasi untuk berkarya,” tutur Arti.
Selain diskusi teori, Dr. Cahyo juga membagikan pengalaman pribadinya dalam dunia penelitian, termasuk tips agar proposal penelitian dapat lolos pendanaan kompetitif seperti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). “Kunci utama adalah memahami kebutuhan masyarakat, menyesuaikan ide penelitian dengan tren teknologi terkini, dan menuliskannya dengan sistematis,” tambahnya.
Dr. Cahyo juga memberikan sebuah quote yang menggugah smangat para peserta, “Jika hari ini engkau menulis, besok menulis, lusa menulis, tulat menulis, tubin menulis, maka tulisan itu tak akan pernah berarti, selama engkau tidak pernah mempublikasi”. Quote ini menekankan pentingnya mempublikasikan hasil penelitian agar dapat memberikan dampak yang lebih luas.
Kuliah tamu ini mendapatkan apresiasi yang tinggi dari para peserta. Salah satu mahasiswa yang hadir menyampaikan bahwa acara ini memberikan perspektif baru tentang bagaimana teknologi dapat diintegrasikan dalam pendidikan bahasa Indonesia. “Sangat bermanfaat, terutama untuk mempersiapkan penelitian kami di masa depan,” ujar salah satu peserta.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMM terus menunjukkan komitmennya untuk mendorong mahasiswa agar menjadi generasi peneliti yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan global. Harapannya, kuliah tamu seperti ini dapat menjadi agenda rutin untuk menginspirasi lebih banyak mahasiswa.