Berangkat dari daerah yang jauh dari pusat pendidikan, Ananda Fatma membuktikan bahwa keterbatasan latar belakang bukan penghalang untuk meraih prestasi akademik tertinggi. Ia dinobatkan sebagai salah satu wisudawan terbaik pada Wisuda Periode I Universitas Muhammadiyah Malang yang diselenggarakan pada 25 November 2025 dan diikuti oleh kurang lebih 400 wisudawan dari berbagai program studi, dalam prosesi yang berlangsung khidmat dan dihadiri oleh pimpinan universitas, dosen, serta keluarga wisudawan

Ananda Fatma, mahasiswi yang berasal dari kawasan Gunung Kawi, ditetapkan sebagai wisudawan terbaik karena capaian akademik dan kontribusinya selama masa studi. Selain prestasi akademik, ia tercatat aktif sebagai tutor atau pengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di BIPA UMM. Perannya sebagai pengajar BIPA menunjukkan kemampuan akademik yang aplikatif sekaligus kontribusi nyata dalam pengembangan pembelajaran bahasa Indonesia bagi mahasiswa dari berbagai negara.
Kepercayaan yang diberikan kepada Ananda Fatma tidak berhenti pada penetapan sebagai wisudawan terbaik.

Dalam sambutannya, Ananda Fatma juga mengutip pesan sang ibu yang menjadi fondasi semangat pendidikannya. “Ibu saya pernah berkata, kami mungkin tidak punya banyak harta untuk diwariskan, tapi kami mengusahakan pendidikan sebagai harta yang tidak pernah habis,” ujarnya. Ia menambahkan, “Dan kalimat itu selalu menjadi cahaya yang menemani saya untuk melangkah setiap harinya.” Pesan tersebut menegaskan peran pendidikan sebagai modal utama dalam membangun masa depan.

Dalam prosesi wisuda tersebut, ia juga menjadi perwakilan wisudawan untuk menyampaikan pesan dan kesan. Dalam pidatonya, Ananda Fatma menyampaikan refleksi perjalanan hidup dan pendidikan yang sarat makna. Ia mengungkapkan, “Saya yang tumbuh jauh dari pusat kota, tidak pernah menyangka bahwa saya akan mengajar mahasiswa dari berbagai negara.” Pernyataan tersebut menggambarkan perjalanan akademiknya yang berangkat dari latar sederhana hingga mampu berkiprah di lingkungan internasional.

Lebih lanjut, Ananda Fatma menyampaikan pesan reflektif kepada para wisudawan yang pernah merasa ragu terhadap diri sendiri. “Izinkan saya menyampaikan satu pesan kepada diri sendiri dan teman-teman yang pernah merasa kecil dan tidak pernah cukup atas dirinya sendiri,” tuturnya. Ia menegaskan, “Bahwa kita boleh berasal dari tempat yang sederhana, tetapi mimpi kita tidak harus berhenti di batas itu.” Pidato tersebut ditutup dengan harapan, “Semoga langkah kita setelah ini selalu diberkahi, dimudahkan, dan bermanfaat bagi banyak orang.” Ia kemudian mengakhiri sambutannya dengan ucapan terima kasih.

Rangkaian acara wisuda Universitas Muhammadiyah Malang Periode I 2025, termasuk penetapan wisudawan terbaik dan penyampaian pesan serta kesan oleh Ananda Fatma, dapat disaksikan secara lengkap melalui siaran langsung UMM Campus pada tautan berikut: https://www.youtube.com/live/x9xHjsXlMiM?si=jbYz76Zj6Cj8XaYZ