Post 2

What is Lorem Ipsum?Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry’s standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book. It has survived not only five centuries, but also the leap into electronic typesetting, remaining essentially unchanged. It was popularised in the 1960s with the release of Letraset sheets containing Lorem Ipsum passages, and more recently with desktop publishing software like Aldus PageMaker including versions of Lorem Ipsum. Why do we use it?It is a long established fact that a reader will be distracted by the readable content of a page when looking at its layout. The point of using Lorem Ipsum is that it has a more-or-less normal distribution of letters, as opposed to using ‘Content here, content here’, making it look like readable English. Many desktop publishing packages and web page editors now use Lorem Ipsum as their default model text, and a search for ‘lorem ipsum’ will uncover many web sites still in their infancy. Various versions have evolved over the years, sometimes by accident, sometimes on purpose (injected humour and the like). Where does it come from?Contrary to popular belief, Lorem Ipsum is not simply random text. It has roots in a piece of classical Latin literature from 45 BC, making it over 2000 years old. Richard McClintock, a Latin professor at Hampden-Sydney College in Virginia, looked up one of the more obscure Latin words, consectetur, from a Lorem Ipsum passage, and going through the cites of the word in classical literature, discovered the undoubtable source. Lorem Ipsum comes from sections 1.10.32 and 1.10.33 of “de Finibus Bonorum et Malorum” (The Extremes of Good and Evil) by Cicero, written in 45 BC. This book is a treatise on the theory of ethics, very popular during the Renaissance. The first line of Lorem Ipsum, “Lorem ipsum dolor sit amet..”, comes from a line in section 1.10.32. The standard chunk of Lorem Ipsum used since the 1500s is reproduced below for those interested. Sections 1.10.32 and 1.10.33 from “de Finibus Bonorum et Malorum” by Cicero are also reproduced in their exact original form, accompanied by English versions from the 1914 translation by H. Rackham. Where can I get some?There are many variations of passages of Lorem Ipsum available, but the majority have suffered alteration in some form, by injected humour, or randomised words which don’t look even slightly believable. If you are going to use a passage of Lorem Ipsum, you need to be sure there isn’t anything embarrassing hidden in the middle of text. All the Lorem Ipsum generators on the Internet tend to repeat predefined chunks as necessary, making this the first true generator on the Internet. It uses a dictionary of over 200 Latin words, combined with a handful of model sentence structures, to generate Lorem Ipsum which looks reasonable. The generated Lorem Ipsum is therefore always free from repetition, injected humour, or non-characteristic words etc.

Post 1

What is Lorem Ipsum?Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry’s standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book. It has survived not only five centuries, but also the leap into electronic typesetting, remaining essentially unchanged. It was popularised in the 1960s with the release of Letraset sheets containing Lorem Ipsum passages, and more recently with desktop publishing software like Aldus PageMaker including versions of Lorem Ipsum. Why do we use it?It is a long established fact that a reader will be distracted by the readable content of a page when looking at its layout. The point of using Lorem Ipsum is that it has a more-or-less normal distribution of letters, as opposed to using ‘Content here, content here’, making it look like readable English. Many desktop publishing packages and web page editors now use Lorem Ipsum as their default model text, and a search for ‘lorem ipsum’ will uncover many web sites still in their infancy. Various versions have evolved over the years, sometimes by accident, sometimes on purpose (injected humour and the like). Where does it come from?Contrary to popular belief, Lorem Ipsum is not simply random text. It has roots in a piece of classical Latin literature from 45 BC, making it over 2000 years old. Richard McClintock, a Latin professor at Hampden-Sydney College in Virginia, looked up one of the more obscure Latin words, consectetur, from a Lorem Ipsum passage, and going through the cites of the word in classical literature, discovered the undoubtable source. Lorem Ipsum comes from sections 1.10.32 and 1.10.33 of “de Finibus Bonorum et Malorum” (The Extremes of Good and Evil) by Cicero, written in 45 BC. This book is a treatise on the theory of ethics, very popular during the Renaissance. The first line of Lorem Ipsum, “Lorem ipsum dolor sit amet..”, comes from a line in section 1.10.32. The standard chunk of Lorem Ipsum used since the 1500s is reproduced below for those interested. Sections 1.10.32 and 1.10.33 from “de Finibus Bonorum et Malorum” by Cicero are also reproduced in their exact original form, accompanied by English versions from the 1914 translation by H. Rackham. Where can I get some?There are many variations of passages of Lorem Ipsum available, but the majority have suffered alteration in some form, by injected humour, or randomised words which don’t look even slightly believable. If you are going to use a passage of Lorem Ipsum, you need to be sure there isn’t anything embarrassing hidden in the middle of text. All the Lorem Ipsum generators on the Internet tend to repeat predefined chunks as necessary, making this the first true generator on the Internet. It uses a dictionary of over 200 Latin words, combined with a handful of model sentence structures, to generate Lorem Ipsum which looks reasonable. The generated Lorem Ipsum is therefore always free from repetition, injected humour, or non-characteristic words etc.

Workshop Desain dan Layout Perbukuan: Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa CoE Entrepreneur Perbukuan Prodi PBI FKIP UMM

Workshop Desain dan Layout Perbukuan: Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa CoE Entrepreneur Perbukuan Prodi PBI FKIP UMM

Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP UMM  – Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan keterampilan mahasiswa, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) FKIP Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui Center of Excellence (CoE) Entrepreneur Perbukuan kembali mengadakan Workshop Desain dan Layout Perbukuan. Workshop ini berlangsung di Ruang 305 GKB 1 UMM pada hari Kamis, 29 Agustus 2024, dengan menghadirkan Ahmad Andi Firmansyah, S.Pd., yang merupakan Staff UMM Press, sebagai pemateri. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Program Studi (Kaprodi) Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMM, Bapak Arif Setiawan, M.Pd., yang turut memberikan sambutan hangat kepada seluruh peserta workshop. Dalam sambutannya, Arif Setiawan mengucapkan terima kasih kepada para mahasiswa atas partisipasi aktif mereka dalam program CoE Batch 3. Ia juga memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk terus bersemangat mencari pengalaman sebanyak mungkin, baik di tempat magang maupun di luar lingkungan kampus. “Program magang ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan mahasiswa, tetapi juga agar kalian dapat memahami situasi dunia kerja yang nyata. Dengan demikian, kalian akan lebih siap dalam menghadapi tantangan di dunia kerja setelah lulus nanti,” ungkap Arif Setiawan. Ahmad Andi Firmansyah, yang telah berpengalaman dalam bidang perbukuan, memberikan materi yang komprehensif mengenai desain dan layout buku. Mulai dari pemilihan font, tata letak halaman, hingga teknik penyusunan cover yang menarik. Workshop ini diharapkan dapat memberikan bekal bagi mahasiswa dalam menjalani magang dan karier mereka di dunia penerbitan dan perbukuan. Partisipasi aktif mahasiswa dalam workshop ini menunjukkan antusiasme dan komitmen mereka untuk terus mengembangkan diri. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan mahasiswa Prodi PBI FKIP UMM tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang kuat, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat menunjang karier mereka di masa depan. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata Prodi Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMM dalam mendukung peningkatan kualitas lulusan yang siap bersaing di dunia kerja, khususnya di bidang perbukuan dan penerbitan.

Mahasiswa Prodi PBI FKIP UMM Tampil Memukau di Pembukaan Kejuaraan Atletik Antar Pelajar Muhammadiyah Se-Malang Raya

Mahasiswa Prodi PBI FKIP UMM Tampil Memukau di Pembukaan Kejuaraan Atletik Antar Pelajar Muhammadiyah Se-Malang Raya

Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP UMM – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) FKIP Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menunjukkan kreativitas dan bakat seni mereka dalam acara pembukaan Kejuaraan Atletik Antar Pelajar Muhammadiyah se-Malang Raya. Acara ini berlangsung di Aula GKB 4 Lantai 9 UMM pada 23-24 Agustus 2024. Dalam kesempatan ini, mahasiswa Prodi PBI FKIP UMM membawakan dua musikalisasi puisi yang memukau para penonton. Penampilan pertama adalah musikalisasi puisi berjudul “Gairah Cinta,” yang dibawakan dengan penuh perasaan oleh Vivin dan Ara di bagian vokal, Iin dan Hida sebagai pembaca puisi, Rizqon di bagian kajon, dan Huda di bagian gitar. Kombinasi vokal yang harmonis dan alunan musik yang syahdu berhasil menyentuh hati para hadirin. Penampilan kedua mereka adalah musikalisasi puisi berjudul “Waktu Tunggu: Pesan Pengelana.” Puisi ini dibawakan dengan interpretasi yang mendalam, menggambarkan perjalanan emosional yang menggugah dan penuh makna. Keikutsertaan mahasiswa PBI FKIP UMM dalam acara ini tidak hanya menambah semarak pembukaan kejuaraan atletik, tetapi juga menunjukkan bahwa mahasiswa UMM memiliki talenta yang beragam, tidak hanya di bidang akademik tetapi juga dalam seni dan budaya. Penampilan mereka mendapat apresiasi yang luar biasa dari seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir. Acara ini sekaligus menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan seni mereka, memperluas wawasan, dan memperkenalkan budaya sastra kepada khalayak yang lebih luas. Keterlibatan aktif mahasiswa dalam berbagai kegiatan seperti ini menunjukkan komitmen Prodi PBI FKIP UMM dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berjiwa seni dan berkarakter.

Mahasiswa CoE Diplomasi Bahasa Prodi PBI FKIP UMM Berbagi Pengalaman Mengajar di Open University, Ho Chi Minh City

Mahasiswa CoE Diplomasi Bahasa Prodi PBI FKIP UMM Berbagi Pengalaman Mengajar di Open University, Ho Chi Minh City

Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, FKPI UMM – Mahasiswa Center of Excellence (CoE) Diplomasi Bahasa, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), kembali menunjukkan prestasinya di kancah internasional. Bella Mustika, salah satu mahasiswa yang tergabung dalam program tersebut, baru-baru ini membagikan pengalamannya selama menjalani magang mengajar di Open University, Ho Chi Minh City, Vietnam. Dalam kesempatan ini, Bella Mustika berbagi cerita mengenai tantangan dan pengalaman yang ia hadapi selama mengajar mahasiswa asing di Vietnam. Pengalaman ini memberikan wawasan baru tentang metode pengajaran Bahasa Indonesia sebagai bahasa asing dan bagaimana menyesuaikan pendekatan mengajar dengan budaya dan latar belakang siswa yang berbeda. “Magang di Open University, Ho Chi Minh City, adalah pengalaman yang sangat berharga. Saya belajar banyak tentang bagaimana mengajar Bahasa Indonesia kepada mahasiswa asing yang memiliki budaya dan cara belajar yang berbeda. Tantangan ini mengajarkan saya untuk lebih adaptif dan kreatif dalam mengajar,” ujar Bella. Kepala Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMM, Arif Setiawan, M.Pd., mengapresiasi inisiatif dan dedikasi Bella Mustika serta mahasiswa lainnya yang telah berpartisipasi dalam program magang internasional ini. “Kami sangat bangga dengan mahasiswa CoE Diplomasi Bahasa yang berhasil membawa nama baik Prodi PBI FKIP UMM ke kancah internasional. Pengalaman ini tidak hanya memperkaya wawasan mereka, tetapi juga meningkatkan kemampuan mengajar yang akan sangat berguna di masa depan,” ungkapnya. Program magang di Open University, Ho Chi Minh City, ini merupakan bagian dari upaya Prodi PBI FKIP UMM dalam memperluas wawasan internasional mahasiswa dan mempersiapkan mereka menjadi tenaga pendidik yang kompeten dan berwawasan global. Bella Mustika berharap bahwa pengalaman yang ia bagikan dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk mengambil kesempatan serupa dan mengembangkan diri di panggung internasional. Dengan pengalaman ini, mahasiswa CoE Diplomasi Bahasa Prodi PBI FKIP UMM terus membuktikan diri sebagai individu yang siap menghadapi tantangan global dan berkontribusi secara positif dalam mempromosikan Bahasa Indonesia di dunia internasional.

CoE Entrepreneur Perbukuan Prodi PBI FKIP UMM Raih Peringkat 1 dalam Penilaian Kinerja CoE Terbaik UMM Tahun 2024

CoE Entrepreneur Perbukuan Prodi PBI FKIP UMM Raih Peringkat 1 dalam Penilaian Kinerja CoE Terbaik UMM Tahun 2024

Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, FKPI UMM – Center of Excellence (CoE) Entrepreneur Perbukuan, yang berada di bawah Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), berhasil mencetak prestasi gemilang dengan meraih peringkat 1 dalam penilaian kinerja CoE terbaik tingkat universitas tahun 2024. Prestasi ini menegaskan keunggulan dan produktivitas CoE Entrepreneur Perbukuan di antara berbagai CoE lain yang ada di UMM. Di bawah koordinasi Egi Fajar Andalas, S.S., M.Hum., CoE Entrepreneur Perbukuan telah menunjukkan komitmen tinggi dalam mengembangkan kewirausahaan di bidang perbukuan, menciptakan peluang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam industri kreatif, khususnya dalam penerbitan dan pengelolaan buku. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi bukti kualitas program yang dijalankan, tetapi juga memperkuat posisi Prodi PBI FKIP UMM sebagai pusat unggulan dalam pengembangan kewirausahaan berbasis literasi. “Meraih peringkat pertama ini adalah hasil kerja keras dan dedikasi seluruh tim dan mahasiswa yang terlibat dalam CoE Entrepreneur Perbukuan. Kami berharap prestasi ini dapat terus memotivasi kami untuk memberikan kontribusi lebih besar lagi, baik bagi mahasiswa, program studi, maupun universitas,” ujar Egi Fajar Andalas. Penilaian kinerja CoE terbaik tingkat universitas ini didasarkan pada berbagai indikator, termasuk inovasi, produktivitas, dampak terhadap mahasiswa, serta kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan kewirausahaan. CoE Entrepreneur Perbukuan mampu unggul dalam semua aspek tersebut, menjadikannya layak untuk menerima penghargaan bergengsi ini. Kepala Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMM, Arif Setiawan, M.Pd., turut mengapresiasi pencapaian ini. “Kami sangat bangga dengan pencapaian CoE Entrepreneur Perbukuan. Ini adalah bukti nyata bahwa Prodi PBI FKIP UMM tidak hanya fokus pada pendidikan, tetapi juga pada pengembangan keterampilan praktis yang bisa membawa dampak nyata bagi mahasiswa dan masyarakat luas,” kata Arif. Prestasi ini diharapkan dapat memacu semangat seluruh civitas akademika PBI FKIP UMM untuk terus berinovasi dan mencetak lebih banyak prestasi di masa depan, sekaligus memperkuat peran UMM dalam mencetak generasi muda yang kompeten dan berdaya saing tinggi di era globalisasi.

Produktivitas Mahasiswa Angkatan 21 Prodi PBI FKIP UMM: Rilis Buku Kumpulan Puisi dan Cerpen “Sajak Pranala”

Produktivitas Mahasiswa Angkatan 21 Prodi PBI FKIP UMM: Rilis Buku Kumpulan Puisi dan Cerpen "Sajak Pranala"

Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, FKPI UMM – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) angkatan 2021 kembali menunjukkan kreativitas dan produktivitas mereka dengan merilis buku kumpulan puisi dan cerpen berjudul “Sajak Pranala.” Buku ini merupakan hasil kolaborasi antara para mahasiswa dengan pengampu mata kuliah, Prof. Joko Widodo, M.Si., dan menjadi luaran dari salah satu mata kuliah yang mereka tempuh. “Sajak Pranala” tidak hanya menjadi bukti kemampuan literasi yang kuat dari para mahasiswa, tetapi juga mencerminkan semangat kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam menciptakan karya yang bermakna. Buku ini memuat kumpulan puisi dan cerpen yang mengangkat berbagai tema, mulai dari kehidupan sehari-hari hingga isu-isu sosial yang relevan. Setiap karya dalam buku ini merupakan hasil pemikiran mendalam dan eksplorasi kreatif dari para mahasiswa, yang kemudian diperkaya dengan bimbingan Prof. Joko Widodo. Dalam proses pembuatannya, mahasiswa tidak hanya menulis, tetapi juga belajar bagaimana cara menyusun naskah, mengedit, dan menerbitkan karya mereka. “Kolaborasi dengan Prof. Joko Widodo memberikan kami banyak wawasan, bukan hanya tentang menulis, tetapi juga bagaimana menghadirkan karya yang layak diterbitkan dan dibaca oleh masyarakat luas,” ujar salah satu mahasiswa yang terlibat dalam proyek ini. Prof. Joko Widodo, M.Si., yang turut berperan dalam pembuatan buku ini, mengungkapkan kebanggaannya terhadap capaian para mahasiswa. “Mereka telah menunjukkan bahwa dengan tekad dan kerja keras, mahasiswa bisa menghasilkan karya yang tidak hanya bernilai akademis, tetapi juga memiliki nilai sastra yang tinggi. Semoga buku ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya,” ungkapnya. Rilis buku “Sajak Pranala” ini menjadi salah satu contoh nyata dari hasil pembelajaran yang aplikatif di PBI FKIP UMM. Arif Setiawan, M.Pd., selaku Kepala Program Studi PBI, menyampaikan apresiasinya terhadap produktivitas mahasiswa dan berharap karya ini dapat memberikan dampak positif bagi dunia sastra dan pendidikan. “Kami sangat bangga dengan pencapaian ini, dan semoga ini menjadi langkah awal untuk lebih banyak karya-karya lainnya yang akan dihasilkan oleh mahasiswa PBI FKIP UMM,” kata Arif. Dengan rilisnya “Sajak Pranala,” mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMM kembali menegaskan peran mereka sebagai insan akademis yang tidak hanya belajar, tetapi juga berkarya dan memberikan kontribusi nyata dalam dunia literasi dan pendidikan.

Mahasiswa PBI FKIP UMM Sukses Tampilkan Drama Menghibur di Pertemuan Wali Mahasiswa

Mahasiswa PBI FKIP UMM Sukses Tampilkan Drama Menghibur di Pertemuan Wali Mahasiswa

Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP UMM – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berhasil menyuguhkan hiburan yang memukau dalam acara pertemuan wali mahasiswa yang digelar pada 3 Agustus 2024 di UMM Dome. Acara tersebut diisi dengan penampilan drama yang melibatkan sejumlah mahasiswa PBI FKIP UMM, yang mendapatkan apresiasi luas dari para hadirin. Para mahasiswa yang berperan dalam drama ini antara lain M. Naufal, Rokhis Rizqon, Rachmat Hidayat, dan Windy. Mereka tampil sebagai aktor yang membawakan cerita dengan penuh emosi dan keahlian, menciptakan suasana yang menyentuh dan menghibur. Tidak hanya itu, Miftahul Huda juga turut berkontribusi sebagai ilustrator, menambah kekuatan visual dalam pementasan drama tersebut. Yang menarik, Candra Rahma Wijaya Putra, S.S., S.Pd., M.A., yang merupakan dosen sekaligus Sekretaris Prodi PBI FKIP UMM, juga ikut ambil bagian sebagai salah satu aktor dalam pementasan ini. Partisipasi beliau tidak hanya menunjukkan kedekatan antara dosen dan mahasiswa, tetapi juga menggambarkan dukungan penuh pihak akademik terhadap kegiatan kreatif mahasiswa. Pertemuan wali mahasiswa ini menjadi momen yang istimewa berkat penampilan drama yang menghibur sekaligus mengesankan. “Kami sangat bangga bisa menampilkan karya ini di hadapan para wali mahasiswa. Semoga apa yang kami tampilkan bisa menjadi kenangan indah bagi semua yang hadir,” ungkap Rizqon. Acara ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menunjukkan potensi besar mahasiswa PBI FKIP UMM dalam bidang seni dan kreativitas. Keterlibatan aktif mereka dalam kegiatan seperti ini diharapkan dapat memacu semangat kreatif lainnya di kalangan mahasiswa, serta mempererat hubungan antara mahasiswa, dosen, dan orang tua.

Miftahul Huda, Mahasiswa PBI FKIP UMM, Berikan Materi tentang Puisi kepada Mahasiswa Asing di BIPA Universitas Negeri Malang

Miftahul Huda, Mahasiswa PBI FKIP UMM, Berikan Materi tentang Puisi kepada Mahasiswa Asing di BIPA Universitas Negeri MalangMiftahul Huda, Mahasiswa PBI FKIP UMM, Berikan Materi tentang Puisi kepada Mahasiswa Asing di BIPA Universitas Negeri Malang

Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP UMM – Miftahul Huda, seorang mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), kembali menunjukkan prestasinya di dunia akademik. Kali ini, ia ditunjuk sebagai narasumber untuk memberikan pengetahuan tentang puisi dan musikalisasi puisi kepada mahasiswa asing dalam program BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing) di Universitas Negeri Malang. Penunjukan ini tidak hanya menjadi pengakuan atas kompetensi Huda dalam bidang sastra, tetapi juga memperkuat posisi PBI FKIP UMM sebagai salah satu program studi yang menghasilkan lulusan berkualitas dan mampu berkontribusi secara signifikan dalam berbagai bidang. Dalam sesi tersebut, Huda membagikan wawasan mendalam tentang puisi Indonesia serta teknik-teknik musikalisasi puisi, yang merupakan bentuk apresiasi dan ekspresi seni yang memadukan lirik dengan musik. “Kesempatan ini sangat berharga bagi saya, tidak hanya untuk berbagi ilmu tetapi juga untuk belajar dari para mahasiswa asing yang memiliki perspektif berbeda dalam memahami puisi dan musikalisasi,” ujar Huda. Ia berharap bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman dan apresiasi mahasiswa asing terhadap budaya sastra Indonesia, sekaligus menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya. Arif Setiawan, M.Pd., selaku Kepala Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMM, turut mengapresiasi pencapaian Miftahul Huda. “Kami sangat bangga dengan Miftahul Huda yang telah membawa nama baik PBI FKIP UMM ke kancah yang lebih luas. Semoga ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan potensi dan berkontribusi dalam berbagai kegiatan akademik maupun non-akademik,” kata Arif. Keterlibatan Huda sebagai narasumber di Universitas Negeri Malang menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa PBI FKIP UMM tidak hanya berprestasi di dalam kampus, tetapi juga mampu memberikan kontribusi di lingkungan akademik lainnya. Prestasi ini diharapkan dapat membuka jalan bagi kerjasama yang lebih erat antara PBI FKIP UMM dan lembaga-lembaga pendidikan lainnya dalam upaya mempromosikan Bahasa dan Sastra Indonesia di tingkat internasional.

Radfan Faisal, Alumni Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMM, Menjabat sebagai Ketua KPU Kota Probolinggo dan Menjadi Inspirasi

Radfan Faisal, Alumni Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMM, Menjabat sebagai Ketua KPU Kota Probolinggo dan Menjadi Inspirasi

Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP UMM – Radfan Faisal, S.Pd., seorang alumni Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), kembali mengharumkan nama almamaternya dengan pencapaian yang menginspirasi. Radfan, yang kini menjabat sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Probolinggo, menjadi teladan bagi mahasiswa dan alumni PBI FKIP UMM. Sebagai Ketua KPU Kota Probolinggo, Radfan Faisal menunjukkan komitmen tinggi dalam menjalankan tugasnya, memastikan pemilu berjalan dengan adil dan transparan. Keberhasilan Radfan dalam memimpin KPU menjadi bukti bahwa lulusan PBI FKIP UMM memiliki kompetensi yang mampu berkontribusi secara signifikan dalam berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan demokrasi. Radfan menyampaikan harapannya agar langkahnya ini dapat diikuti oleh mahasiswa dan alumni PBI lainnya. “Saya berharap apa yang saya capai ini bisa menginspirasi dan memotivasi mahasiswa maupun alumni PBI FKIP UMM lainnya untuk terus berkontribusi dalam berbagai bidang, tidak hanya terbatas pada pendidikan, tetapi juga dalam peran-peran strategis lainnya,” ujar Radfan. Kepala Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMM, Arif Setiawan, M.Pd., juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap pencapaian Radfan Faisal. “Kami sangat mengapresiasi prestasi Radfan yang telah menunjukkan dedikasinya dalam menjalankan peran penting di KPU Kota Probolinggo. Semoga keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa dan alumni PBI untuk terus mengembangkan diri dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat,” kata Arif. Radfan Faisal kini menjadi salah satu contoh nyata bagi mahasiswa dan alumni PBI FKIP UMM bahwa lulusan program ini tidak hanya berpeluang besar dalam dunia pendidikan, tetapi juga mampu berkiprah dalam bidang-bidang lain yang krusial bagi bangsa.