Songsong Semester Genap, Prodi PBI UMM Laksanakan Lokakarya Kurikulum OBE Berbasis CoE

Songsong Semester Genap, Prodi PBI UMM Laksanakan Lokakarya Kurikulum OBE Berbasis CoE

Malang—Sambut awal perkuliahan semester genap, Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) FKIP UMM laksanakan Lokakarya Kurikulum OBE Berbasis CoE di Hotel Kapal Garden Sengkaling, Malang. Dilaksanakan Sabtu (4/3), lokakarya tersebut juga dihadiri oleh Rektor UMM, Dr. Fauzan, M.Pd., dan jajaran Dekanat FKIP. Membuka acara secara langsung, Pak Fauzan sapaan akrabnya, mengarahkan untuk Prodi PBI terus mengembangkan CoE Entrepreneur Perbukuan. “Saya hadir di sini adalah sebagai warga Prodi PBI FKIP UMM, oleh karena itu saya harap Bapak/Ibu dosen terus melakukan inovasi terutama berkaitan tentang CoE (Center of Excelence) yang sudah mulai berjalan. Tentu nanti CoE yang dimiliki oleh Prodi PBI ini tidak hanya untuk mahasiswa PBI saja, melainkan untuk seluruh mahasiswa baik dari UMM maupun kampus di luar UMM. Saya tahu ini tidak mudah, karena ketika saya mencetuskan program CoE di awal-awal juga banyak penolakan. Banyak sekali perdebatan tentang kampus vokasi dan akademisi yang menjadi dasar penolokan progam CoE ini. Namun, seiring berjalannya waktu bisa kita lihat sendiri bahwa saat ini program CoE banyak menuai respon positif dari berbagai pihak bahkan dari lingkungan kementrian,” kata Pak Fauzan, Rektor UMM. Sementara itu, Dr. Trisakti Handayani, MM., Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan juga Dr.Ir. Damat, MP., IPM., selaku Kepala Center of Excelence (CoE) juga menyambut baik dan memberikan respon positif dengan dibukanya CoE Entrepreneur Perbukuan. Pak Dayat menyampaikan bahwa CoE ini merupakan program sekolah unggulan yang dibuat oleh fakultas maupun program studi yang ada di UMM. “Untuk saat ini peserta yang mengikuti CoE adalah mahasiswa dari prodi masing-masing, dan untuk selanjutnya CoE akan diikuti oleh seluruh mahasiswa baik dari UMM maupun luar UMM. Oleh karena itu, harus ada pengembangan dan inovasi baru untuk menunjang capaian kompetensi mahasiswa ketika sudah lulus,” lanjutnya. Arif Setiawan, M.Pd., Kaprodi PBI FKIP UMM juga menyampaikan komitmennya untuk terus mengembangkan dan berinovasi untuk keberlangsungan program CoE Entrepreneur Perbukuan. “Kami sudah berkomitmen untuk terus menyukseskan program CoE ini, tentu langkah pertama yang kami ambil adalah menjalin kerja sama dengan penerbit maupun perusahaan penerbitan baik lokal maupun nasional,” sambungnya. Dalam lokakarya tersebut juga dihadiri oleh seluruh dosen PBI FKIP UMM dan perwakilan dari penerbit dan perusahaan di bidang copywriter di antranya Muhammad Baihaqi Latif (Direktur Mata Kata Inspirasi), Bambang A.W (Direktur New Book Store UMM), Yudha Alfian Haqi (Direktur Sanggar Indonesia), Rudi Yanto (Direktur PT. Intan Pariwara), dan Abdur Rahim (Kepala PT. Cita Intrans Selaras).

Sambagi MAN Buleleng, Prodi PBI FKIP UMM Tawarkan Beasiswa Talenta Unggul, Bebas SPP Hingga Lulus

Sambagi MAN Buleleng, Prodi PBI FKIP UMM Tawarkan Beasiswa Talenta Unggul, Bebas SPP Hingga Lulus

MALANG- Menutup liburan semester ganjil, Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sambangi MAN Buleleng untuk sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dan seru-seruan bareng siswa-siswi dan guru. Kegiatan tersebut menjadi satu rangkaian dengan sosialisasi implementasi kurikulum merdeka di MAN Buleleng dan juga kegiatan vakansi Prodi PBI ke Bali. Candra Rahma Wijaya Putra, S.S., S.Pd., M.A., Sekretaris Prodi PBI dan juga pengisi dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan PMB merupakan program universitas untuk memberikan informasi program studi dan juga beasiswa untuk siswa-siswi yang ingin melanjutkan Pendidikan ke perguruan tinggi. “UMM membuka Beasiswa Talenta Unggul untuk calon mahasiswa baru jalur prestasi. Program beasiswa ini dilaksanakan secara berkelanjutan yang diberikan mulai dari masuk hingga lulus kuliah sesuai Surat Keputusan Rektor. Program ini sebagai tindak lanjut dari beasiswa-beasiswa yang sebelumnya dimiliki UMM yakni Djarum, Astra, KIP, Baznas, dan beasiswa lainnya,” lanjut Candra, sapaan akrabnya. Sementara itu, Fida Pangesti, S.Pd., M.A., pengisi kegiatan dan juga dosen PBI menambahkan tentang berbagai program unggul yang dimiliki Prodi PBI FKIP UMM program Bebas Skripsi, CoE Entrepreneur Perbukuan, Komunitas Sastra Sanggar Aksara, Magang di Perusahaan Nasional, Asisten Mengajar, Program Mengajar BIPA, dan banyak program lainya Sebagai penutup, Fida juga memberikan permainan dan juga tes minat bakat. Tes minat bakat tersebut dilakukan untuk mengetahui potensi yang dimiliki oleh siswa-siswi di MAN Buleleng. Setelah tes minat bakat dan games, Bu Fida, sapaan akrabnya memberikan pertanyaan berhadiah yang menambah seru dan semangat siswa-siswi MAN Buleleng.

Kunjungan Ke MAN Buleleng, Dosen PBI UMM Sosialisasikan Implementasi Kurikulum Merdeka

Kunjungan Ke MAN Buleleng, Dosen PBI UMM Sosialisasikan Implementasi Kurikulum Merdeka

MALANG- Menyongsong perkuliahan perdana semester genap 2022-2023, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) FKIP UMM kunjungi MAN Buleleng, Bali, pada Senin (20/01). Kunjungan tersebut dalam rangka mempererat kerja sama. diskusi dan sosialisasi implementasi kurikulum merdeka. Kurikulum merdeka merupakan kurikulum terbaru yang diimplementasikan di sekolah negeri maupum swasta. Dalam kurikulum merdeka memungkinkan untuk memberikan keleluasaan kepada pendidik untuk menciptakan pembelajaran berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan belajar peserta didik.   Kegiatan yang dilaksanakan di ruang kelas asrama putri tersebut juga disambut baik oleh Kepala Sekolah MAN Buleleng, Dr. Markhaban , S.Pd., M.Pd.I. dalam sambutanya, Pak Markhaban sapaan akrabnya, menyampaikan bahwa tujuan utama pelaksanaan kegiatan tersebut adalah untuk mempererat kerja sama, sekaligus membahas tentang pentingnya sosialisasi dan diskusi  implementasi kurikulum merdeka di MAN Buleleng. “Saya rasa Bapak/Ibu guru MAN Buleleng harus benar-benar memanfaatkan kegiatan pada hari ini, karena ini berkaitan dengan penerapan kurikulum baru yakni kurikulum merdeka. Saya harap Bapak/Ibu dosen dari PBI FKIP UMM ini dapat memberikan informasi dan pengalamannya kepada guru-guru di sini,” lanjutnya.   Arif Setiawan, M.Pd., selaku Kepala Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia juga menyampaikan pentingnya sosialisasi dan diskusi ini dilakukan.   “Sebelummnya saya ucapkan terima kasih karena sudah diterima dengan baik di MAN Buleleng ini. Kemudian saya sampaikan semoga diskusi dan sosialisasi ini bisa efektif dan dapat memberikan kebermanfaat bagi kedua belah pihak baik bagi kami dari UMM maupun bagi Bapak/Ibu guru di Man Buleleng,” kata Arif dalam sambutannya.   Di lain sisi, Dr. Hari Sunaryo, M.Si., sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut menyampaikan banyak hal berkaitan dengan kurikulum, cara menghadapi siswa yang berbeda masa dengan Bapak/Ibu guru, hingga memberikan kiat-kiat cara memberikan penugasan kepada siswa agar bisa diterima dan dilaksanakan dengan baik. Pak Hari, sapaan akrabnya, juga menjelaskan tentang karakteristik kurikulum merdeka.   “Saya harap diskusi kita kali ini berjalan aktif dan efektif karena apa yang ingin kita bahas tentang kurikulum merdeka ini agak kompleks. Kurikulum merdeka ini memiliki karakteristik di antaranya pengembangan soft skill dan karakter melalui projek penguatan profil pelajar Pancasila, kemudian fokus pada materi esensial, relevan, dan mendalam, serta pembelajarannya yang fleksibel,” Jelas Pak Hari dalam pemaparan materi yang disampaikan di depan guru MAN Buleleng.

Tindak Lanjut CoE Entrepreneur Perbukuan, Mahasiswa PBI FKIP Magang di Penerbit Terkemuka Intan Pariwara

Tindak Lanjut CoE Entrepreneur Perbukuan, Mahasiswa PBI FKIP Magang di Penerbit Terkemuka Intan Pariwara

MALANG- Sebagai bentuk tindak lanjut program CoE (Center of Excellence) Entrepreneur Perbukuan, Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) FKIP UMM melakukan banyak kerja sama dengan penerbit nasional. Baru-baru ini sebanyak 14 mahasiswa PBI sukses melaksanakan magang di PT. Intan Pariwara, Klaten Jawa Tengah. PT. Intan Pariwara merupakan salah satu perusahaan penerbitan buku terkemuka di Indonesia. Vice President PT. Intan Pariwara, Ir. Rudiyanto, MA., merasa senang dengan kedatangan mahasiswa dari PBI UMM. Dalam sesi wawancara, Rudi sapaan akrabnya menyampaikan bahwa mahasiswa PBI UMM sangat luar biasa. “Adik-adik mahasiswa PBI ini sangat luar biasa. Kami berikan tantangan yang sangat sulit untuk membuat buku. Bahkan bagi karyawan sangat sulit untuk menyelesaikan pembuatan buku dalam waktu empat bulan. Tetapi mereka bisa, ini sangat luar biasa,” lanjut Rudi. Senada dengan Rudi, Arif Setiawan, M.Pd., selaku Kepala Prodi PBI FKIP UMM juga merasa bangga dengan capaian mahasiswanya tersebut. “Mendengar apa yang telah disampaikan pak Rudi, saya juga senang sekaligus bangga. Karena sebelumnya mahasiswa PBI sangat awam dengan bidang penerbitan, dan di luar ekspektasi bisa se-luar bias ini” sambungnya. Dari kegiatan magang yang sudah ditempuh oleh mahasiswa ini, harapannya ke depan bisa bermanfaat Ketika sudah menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya. Tentu pengalaman sekaligus ilmunya harus bisa dimanfaatkan secara efektif. Sebagai bentuk apresiasi, kegiatan magang tersebut akan dikonversi dengan beberapa mata kuliah dan juga menjadi ekuivalensi (Pengganti) tugas akhir sehingga mahasiswa yang mengikuti program magang tersebut bisa lulus tanpa skripsi. Di akhir kegiatan magang, mahasiswa semester tujuh ini melakukan presentasi karya berupa buku pelajaran Bahasa Indonesia tingkat SD hingga SMA dihadapan Vice President Intan Pariwara dan 25 mentor yang ada di seluruh divisi. Dari kegiatan magang tersebut ternyata mahasiswa PBI tidak hanya menyelesaikan proyek buku sekolah, tetapi juga membuat media pembelajaran interaktif (baik audio maupun audiovisual). Kegiatan magang ditutup dengan pemberian apresiasi untuk mahasiswa dari pihak PT. Intan Pariwara kepada seluruh peserta magang.

Prodi PBI UMM Tawarkan Program Unggulan dan CoE Kepada Siswa SMAN 2 Majalengka

Prodi PBI UMM Tawarkan Program Unggulan dan CoE Kepada Siswa SMAN 2 Majalengka

MALANG– Gencar lakukan sosialisasi, Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI)  FKIP UMM sasar siswa SMA. Terbaru, Prodi PBI melakukan sosialisasi kepada siswa-siswi dari SMA Negeri 2 Majalengka saat melakukan kunjungan ke UMM. Kegiatan tersebut berbarengan dengan kegiatan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru yang dilaksanakan di Aula GKB 2 UMM, Jumat (6/1). Dalam sambutanya Drs. H. Entis Diat Tisman Wibawa M.Pd.I., Kepala Sekolah SMAN 2 Majalengka mengucapkan terima kasih kepada UMM karena telah memberikan ruang untuk siswa-siswinya mendapatkan pengalaman sekaligus referensi baru tentang perguruan tinggi. Hidayah Budi Qur’ani, S.S., M.Pd., selaku dosen PBI dan pemateri dalam sosialisasi tersebut juga menjelesakan banyak hal tentang program yang ada di Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) FKIP UMM. Membuka sosialisasi dengan slogan UMM PASTI “Pasti lulus tepat waktu, pasti kerja”, Bu Ani sapaan akrabnya, menjelaskan prestasi yang telah diraih Prodi PBI. “Prodi PBI FKIP UMM merupakan satu-satunya program studi yang terakreditasi unggul di Jawa Timur. Bahkan baru-baru ini telah meraih peringkat 1 se-Indonesia untuk kategori publikasi jurnal kolaborasi antara dosen dan mahasiswa. Ada juga lulusan yang berhasil mengajar Bahasa Indonesia di luar negeri,” jelas Bu Ani. Selain itu, Bu Ani juga menyampaikan bahwa Prodi PBI memiliki banyak alternatif ekuivalensi tugas akhir (pengganti skripsi). Dari program tersebut memungkinkan untuk mahasiswa bisa lulus tanpa harus mengerjakan skripsi. “Skripsi yang selama ini menjadi momok menakutkan bagi mahasiswa, kini tak perlu khawatir lagi karena di Prodi PBI ada ekuivalensi tugas akhir.  Kemudian juga ada program CoE (Center of Excellence). Kalau ada yang berminat di bidang kesusastraan juga ada program menulis karya sastra dan bisa masuk dalam komunitas sastra Sanggar Aksara PBI UMM. Dan ada program menarik lainya yakni mengajar Bahasa Indonesia mahasiswa asing, asisten mengajar, jurnalistik, dan magang di penerbit buku nasional,” lanjutnya. Kemudian di akhir kegiatan juga ada pembagian koran dan novel hasil produksi mahasiswa PBI FKIP UMM. Koran yang diproduksi sendiri oleh mahasiswa tersebut merupakan luaran dari mata kuliah Jurnalistik. Sedangkan novel yang dibagikan merupakan hasil karya mahasiswa sebagai pengganti skripsi atau tugas akhir. (fif)

MALANG- Baru-baru ini Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) FKIP UMM melakukan sosialilsasi program CoE (Center of Excellent) Perbukuan Angkatan II dan Ekuivalensi Tugas Akhir, Selasa (20/12). Kegiatan yang dilaksanakan di Lab Drama FKIP tersebut dihadiri oleh Wakil Dekan I, Sugiarti, M.Si. Dalam sambutanya, Sugiarti menyampaikan bahwa Prodi PBI selalu menjadi yang pertama dalam berinovasi kaitanya dengan program peningkatan kualitas mahasiswa. “Prodi PBI menjadi salah satu prodi yang paling aktif dalam membuat dan berinovasi terkait program-program unggul. Program tersebut dibuat guna meningkatkan kualitas mahasiswa untuk menjawab tantangan dunia kerja di era digital seperti sekarang ini,” terang Sugiarti. Sosialisai yang diikuti oleh mahasiswa semester tiga dan semester lima tersebut juga dihadiri oleh Kaprodi PBI, Arif Setiawan, M.Pd., sebagai pemateri. Dalam penjelasannya, Arif mengatakan bahwa Prodi PBI selalu berusaha memberikan wadah bagi mahasiswa untuk lebih aktif dan produktif. Selain itu, mahasiswa juga dituntut agar lulus tepat waktu dengan dibekali keterampilan guna mempersiapkan masuk dalam dunia kerja. “Sekarang tidak perlu khawatir lagi tentang skripsi atau tugas akhir, Prodi PBI tidak seseram apa yang ada di sosmed. Di sini ada program untuk mahasiswa agar bisa lulus tanpa skripsi, kalian bisa memanfaatkan itu,” jelasnya. Sementara itu, Eggy Fajar Andalas, S.S., M.Hum., selaku dosen dan pemateri juga menjelaskan lebih intens tentang Program CoE Entrepreneur Perbukuan. Program tersebut merupakan salah satu program unggulan sebagai alternatif lain bagi mahasiswa untuk mendapatkan keterampilan dan meningkatkan kemampuan selain menjadi guru. “CoE Entrepreneur Perbukuan menjadi alternatif untuk mahasiswa PBI guna meningkatkan kompetensi dan keilmuannya. Program ini untuk menjawab bahwa lulusan Prodi PBI tidak melulu menjadi guru. Dengan Program CoE ini memungkinkan bagi mahasiswa memiliki banyak pilihan dan peluang kerja setelah lulus. Tidak hanya itu, Prodi PBI juga bekerja sama dengan penerbit-penerbit besar yang nantinya akan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk kegiatan magang atu pelatiahan,” lanjutnya.

CoE Entrepreneur Perbukuan Tingkatkan Keterampilan Mahasiswa PBI UMM dalam Dunia Kerja

MALANG- Baru-baru ini Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) FKIP UMM melakukan sosialilsasi program CoE (Center of Excellent) Perbukuan Angkatan II dan Ekuivalensi Tugas Akhir, Selasa (20/12). Kegiatan yang dilaksanakan di Lab Drama FKIP tersebut dihadiri oleh Wakil Dekan I, Sugiarti, M.Si. Dalam sambutanya, Sugiarti menyampaikan bahwa Prodi PBI selalu menjadi yang pertama dalam berinovasi kaitanya dengan program peningkatan kualitas mahasiswa. “Prodi PBI menjadi salah satu prodi yang paling aktif dalam membuat dan berinovasi terkait program-program unggul. Program tersebut dibuat guna meningkatkan kualitas mahasiswa untuk menjawab tantangan dunia kerja di era digital seperti sekarang ini,” terang Sugiarti. Sosialisai yang diikuti oleh mahasiswa semester tiga dan semester lima tersebut juga dihadiri oleh Kaprodi PBI, Arif Setiawan, M.Pd., sebagai pemateri. Dalam penjelasannya, Arif mengatakan bahwa Prodi PBI selalu berusaha memberikan wadah bagi mahasiswa untuk lebih aktif dan produktif. Selain itu, mahasiswa juga dituntut agar lulus tepat waktu dengan dibekali keterampilan guna mempersiapkan masuk dalam dunia kerja. “Sekarang tidak perlu khawatir lagi tentang skripsi atau tugas akhir, Prodi PBI tidak seseram apa yang ada di sosmed. Di sini ada program untuk mahasiswa agar bisa lulus tanpa skripsi, kalian bisa memanfaatkan itu,” jelasnya. Sementara itu, Eggy Fajar Andalas, S.S., M.Hum., selaku dosen dan pemateri juga menjelaskan lebih intens tentang Program CoE Entrepreneur Perbukuan. Program tersebut merupakan salah satu program unggulan sebagai alternatif lain bagi mahasiswa untuk mendapatkan keterampilan dan meningkatkan kemampuan selain menjadi guru.  “CoE Entrepreneur Perbukuan menjadi alternatif untuk mahasiswa PBI guna meningkatkan kompetensi dan keilmuannya. Program ini untuk menjawab bahwa lulusan Prodi PBI tidak melulu menjadi guru. Dengan Program CoE ini memungkinkan bagi mahasiswa memiliki banyak pilihan dan peluang kerja setelah lulus. Tidak hanya itu, Prodi PBI juga bekerja sama dengan penerbit-penerbit besar yang nantinya akan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk kegiatan magang atu pelatiahan,” lanjutnya.

Beri Keterampilan Tambahan Mahasiswa, Prodi PBI FKIP UMM Adakan Workshop Layouting Berita Berstandar Industri Penerbitan

Beri Keterampilan Tambahan Mahasiswa, Prodi PBI FKIP UMM Adakan Workshop Layouting Berita Berstandar Industri Penerbitan

MALANG- Sebelum terjun menjadi seorang jurnalis, mahasiswa harus dibekali materi dan pengetahuan tentang dasar-dasar jurnalistik. Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan adakan Workshop Layouting Berita Berstandar Industri Penerbitan bagi mahasiswa, Sabtu (10/12). Kegiatan yang dilaksanakan di ruang kelas 315 GKB 1 tersebut guna beri keterampilan tambahan bagi mahasiswa yang menempuh mata kuliah jurnalistik. Harapanya ke depan, mahasiswa PBI mampu menghasilkan luaran berupa berita yang faktual berdasarkan pemikiran yang kritis, kreatif, dan terampil. Bekerja sama dengan Lab Jurnalistik, kegiatan tersebut datangkan langsung Desainer Malang Posco Media, Slamet Prayitno sebagai pemateri. Memiliki pengalaman puluhan tahun di dunia jurnalistik, Slamet Prayitno juga sempat menjadi desainer di Jawa Pos. “Layouting dalam sebuah pembuatan berita yang akan disajikan untuk masyarakat umum memiliki peran yang cukup vital. Layouting menjadi bagian yang menentukan menarik atau tidaknya suatu berita dari segi visual. Kemenarikan tersebut yang akhirnya menjadi salah satu faktor berita tersebut dibaca atau tidak,” jelas Slamet. Sementara itu, Abdul Halim, S.sos., selaku pengampu mata kuliah jurnalistik merasa bersyukur dengan adanya kegiatan ini. Mas Halim sapaan akrabnya, merasa bahwa sebelum-sebelumnya tidak pernah ada kegiatan semacam ini. “Sebelumnya saya sama sekali tida tau siapa kepala Lab Jurnalistik, baru sekarang. Untuk kegiatan semacam ini juga hampir tidak pernah. Oleh karenanya saya cukup terbantu dengan acara workshop ini,” terangnya. Candra Rahma Wijaya Puta, S.S., S.Pd., M.A., selaku Sekprodi PBI berpesan bahwa mahasiswa harus bisa memanfaatkan secara maksimal kegiatan tersebut guna memberikan keterampilan tambahan ketika nanti mahasiswa sudah lulus. “kalian harus memaksimalkan kegiatan semacam ini, karena kita tidak tahu bahwa nanti akan membantu kita dalam menhadapi dunia kerja. Kita terus dituntut untuk meningkatkan keterampilan karena ke depan peluang kerja semakin beragam,” tutupnya.

Sukses Pertahankan Akreditasi Unggul, Prodi PBI UMM Tingkatkan Kualitas Mahasiswa Melalui CoE

Sukses Pertahankan Akreditasi Unggul, Prodi PBI UMM Tingkatkan Kualitas Mahasiswa Melalui CoE

Malang- Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Kembali meraih akreditasi unggul. Predikat unggul ini didapat berdasarkan surat keputusan LAMDIK Nomor 667/SK/LAMDIK/Ak/S/XI/2022. Arif Setiawan, M.Pd., selaku Kepala Program Studi merasa senang dengan hasil ini dan sangat mengapresiasi pihak-pihak yang terlibat dalam proses penilaian akreditasi. “saya sangat berterima kasih kepada pihak-pihak yang terlibat selama proses penilaian akreditasi dilakukan. Hasil ini layak didapat bukan hanya karena kelengkapan berkas penilaian, tetapi juga kerena banyaknya program unggul yang berkualitas di Prodi PBI. Dengan hasil ini tentu nanti aka nada program baru guna meningkatkan kualitas mahasiswa. Salah satu program yang saat ini sudah mulai jalan adalah Centre of Exellence (CoE),” lanjut Arif. Centre of Exellence (CoE) merupakan program bantuan yang diperuntukkan kepada jurusan atau program studi untuk mengimplementasikan program Kampus Merdeka oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Program CoE ini sangat cocok untuk menunjang peningkatan kualitas mahasiswa, baik dari wawasan keilmuan maupun pengalaman belajar di luar program studi. Selain itu, maanfaat dari program CoE tidak hanya untuk mahasiswa tetapi juga dosen. Dengan program ini diharapkan memiliki kesempatan untuk meningkatan kualitas konten dan metode pembelajaran yang mendukung sebagai dosen penggerak, juga mengintegrasikan kegiatan tridharma perguruan tinggi. Kemudian manfaat lain dari adanya program CoE ini bagi program studi adalah meningkatkan kualitas dan citra perguruan tinggi sebagai kampus merdeka.

Menerima Kunjungan Universitas Muria Kudus, Prodi PBI UMM Adakan Diskusi Ilmiah dan Studi Banding

Menerima Kunjungan Universitas Muria Kudus, Prodi PBI UMM Adakan Diskusi Ilmiah dan Studi Banding

Malang- Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMM menerima kunjungan dari Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muria Kudus, Rabu (9/11). Kunjungan tersebut dalam rangka studi banding dan pelaksanaan diskusi ilmiah dari kedua prodi. Dr. Irfai Fathurohman, S.Pd., M.Pd., selaku Kaprodi PBSI UMK mengaku senang atas sambutan hangat dari Prodi PBI UMM. “Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari Prodi PBI UMM. Kedatangan kami di sini ingin banyak belajar, mendapatkan pengalaman baru, dan nanti juga akan ada beberapa kerja sama yang ingin kami samapaikan,” kata Irfai dalam sambutanya. Sementara itu, Arif Setiawan, M.Pd., Kaprodi PBI UMM juga menyampaikan terima kasih atas kunjungan dari Prodi PBSI UMK. “terima kasih kepada Bapak/Ibu dari Prodi PBSI UMK karena sudah mampir ke UMM. Saya juga berharap pada diskusi ilmiah dan studi banding ini dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Dan saya juga siap dan sepakat dengan Pak Irfai, bahwa nanti juga akan ada kerja sama yang akan kita jalin bersama,” lanjut Arif menanggapi Irfai. Dibuka dengan penjelasan program yang ada di Prodi PBSI UMK, Irfai menyampaikan bahwa pada saat ini Prodi PBSI menggunakan kurikulum MBKM (Merdeka Belajar kampus Merdeka). Kurikulum MBKM merupakan kurikulum yang didesain untuk memberikan bekal kepada mahasiswa agar bisa menguasai berbagai keilmuan sebagai bekal masuk dalam dunia kerja. Irfai menjelaskan bahwa nantinya mahasiswa belajar di Prodi PBSI hanya sampai pada semester 4, dan selebihnya nanti mahasiswa sudah bisa mulai magang atau juga bisa melanjutkan mengambil mata kuliah di prodi lain yang masih relevan dengan Prodi PBSI. Tidak hanya itu, Irfai menyampaikan program unggulan yang ada di Prodi PBSI UMK salah satunya yaitu ekuivalensi tugas akhir atau skripsi. “Kami juga memberikan keringanan terhadap mahasiswa yang memiliki jurnal terakreditasi Sinta 2 yakni tidak perlu membuat tugas akhir. Kemudian juga ada jalur lain, yakni meembuat novel sebagai pengganti tugas akhir,” tutupnya Kemudian Arif Setiawan juga menyampaikan program-program unggulan yang ada di Prodi PBI UMM, mulai dari program ekuivalensi skripsi, magang MBKM, asistensi mengajar, dan juga sertifikasi kompetensi. “Kami juga memiliki program unggulan yang hanmpir sama hanya saja di Prodi PBI mungkin lebih kompleks. Kami ingin memaksimalkan potensi-potensi yang dimiliki mahasiswa dalam bidangnya masing-masing melalui program magang MBKM, asistensi mengajar, ekuivalensi skripsi, dan bahkan memberikan ruang-ruang untuk berkarya dibidang sastra dengan adanya komunitas Sanggar Aksara dan Kaki Meja,” sambungnya. Dalam pertemuan tersebut ditutup dengan penandatanganan beberapa kerja sama yang telah disepakati bersama. Kerja sama tersebut berkaitan dengan program pengerjaan karya tulis ilmiah, seminar nasional, diskusi ilmiah, dan banyak kerja sama lainya.

Sosialisai Prodi PBI FKIP dalam Kunjungan SMA Muhammadiyah 4 Surabaya ke UMM

Sosialisai Prodi PBI FKIP dalam Kunjungan SMA Muhammadiyah 4 Surabaya ke UMM

Malang- Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) melakukan sosialisasi program unggulan dalam kegiatan kunjungan SMA Muhammadiyah 4 Surabaya ke UMM. Sosialisasi dilakukan bersamaan dengan Outing Class di Gazebo Perpustakaan UMM. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan tes minat bakat yang didampingi langsung oleh pihak Humas universitas. Kunjungan ke UMM tersebut merupakan agenda tahunan SMA 4 Surabaya dalam rangka mengenalkan atmosfir perkuliahan  di UMM kepada siswa-siswi kelas 12. Ahmad Nasihin, salah satu guru SMA Muhammadiyah 4 Surabaya menjelaskan pentingnya diadakannya kunjungan yakni untuk memberi gambaran kepada siswa-siswi SMA. “SMA Muhammadiyah 4 Surabaya kunjungan ke UMM saya rasa sangat nyambung ya, dalam kegiatan ini diharapkan akan melahirkan intelektuan-intelektual yang dapat membangun bangsa,” kata Nasihin disela-sela acara. Hidayah Budi Qur’ani, S.Pd., M.Pd., selaku dosen pendamping dalam pelaksanaan sosialisasi tersebut mengungkapkan bahwa Prodi PBI merupakan salah satu Prodi yang diberikan kesempatan untuk melakukan sosialisasi dalam kunjungan tersebut. Selain berakreditasi unggul, Prodi PBI juga memiliki program-program unggulan yang dapat menunjang bakat dan minat siswa-siswi SMA tersebut. “Prodi PBI memiliki program unggulan yang relevan dengan generasi mereka yang biasa kita sebut dengan Gen-Z, yakni mulai dari menulis karangan fiksi seperti novel, cerpen, naskah adegan, dan banyak lainnya. Kemudian juga ada program BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing) yang memungkinkan mahasiswa Prodi PBI dapat bersosialisasi bahkan mengajar langsung mahasiswa asing dari berbagai negara. Dan yang paling penting bahwa di Prodi PBI bisa lulus tanpa skripsi,” kata dosen yang akrab dipanggil Bu Ani tersebut. Candra Ayu Dyah Khoiru Nisa’ yang juga sebagai pemateri dalam sosialisasi tersebut menjelaskan banyak hal tentang pengalamannya selama magang di BIPA UMM. Selain itu, Candra sapaan akrabnya juga sebagai contoh mahasiswa yang lulus tanpa skripsi. Candra yang ketika itu mengikuti magang BIPA selama satu semester mendapat keuntungan dengan program ekuivalensi skripsi yang ada di Prodi PBI UMM. “Saya dan beberapa teman lain yang mengikuti program magang BIPA bisa mengikuti ekuivalensi skripsi dengan hanya menerbitkan satu artikel ilmiah atau jurnal,” sambutnya. Kegiatan sosialisasi tersebut ditutup dengan tanya jawab seputar Program di Prodi PBI UMM.