Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., Dosen PBI FKIP UMM, Dilantik sebagai Wakil Menteri Riset, Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi

Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., Dosen PBI FKIP UMM, Dilantik sebagai Wakil Menteri Riset, Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi

PBI News – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., seorang dosen di Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) FKIP UMM dan mantan Rektor UMM, resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Riset, Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mendampingi Bapak Satryo Soemantri Brodjonegoro dalam Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Pelantikan ini berlangsung di Istana Negara dengan suasana khidmat. Prof. Fauzan yang sebelumnya dikenal sebagai tokoh akademik berpengaruh di lingkungan UMM diharapkan mampu memberikan kontribusi besar dalam memajukan sektor riset dan pendidikan tinggi di Indonesia. Kepemimpinannya selama menjabat sebagai Rektor UMM telah membuktikan kemampuan beliau dalam mengelola dan mengembangkan institusi pendidikan menjadi lebih progresif, adaptif, dan inovatif. Arif Setiawan, M.Pd., selaku Kepala Program Studi PBI FKIP UMM, menyampaikan rasa bangga dan bahagianya atas pelantikan ini. “Seluruh keluarga besar PBI FKIP UMM turut berbahagia dan bangga atas pencapaian Prof. Fauzan yang kini menjadi bagian dari Kabinet Merah Putih. Beliau adalah sosok inspiratif bagi kami, dan kami yakin pengalamannya akan membawa dampak positif bagi dunia pendidikan tinggi di Indonesia,” ungkap Arif Setiawan. Segenap dosen dan mahasiswa di lingkungan FKIP UMM juga turut merasakan kebanggaan yang sama. Mereka berharap kehadiran Prof. Fauzan di jajaran kementerian dapat membawa kebijakan-kebijakan yang mendukung perkembangan pendidikan yang lebih berdaya saing di era globalisasi ini, khususnya dalam sektor riset dan teknologi. Dengan jabatan barunya ini, Prof. Fauzan diharapkan mampu menjawab tantangan besar dalam pengembangan riset dan pendidikan tinggi yang lebih inklusif dan kompetitif. Langkah ini sekaligus menunjukkan betapa UMM, melalui kontribusi para dosennya, terus berperan aktif dalam memajukan pendidikan nasional. Selamat kepada Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., atas amanah baru yang diemban. Semoga dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik serta memberikan dampak positif yang signifikan bagi kemajuan pendidikan di Indonesia. (fif)

Dosen Prodi PBI FKIP UMM Berkolaborasi dengan SMA Islam Batu, Luncurkan Buku Kumpulan Cerpen “Simfoni Jiwa”

Dosen Prodi PBI FKIP UMM Berkolaborasi dengan SMA Islam Batu, Luncurkan Buku Kumpulan Cerpen "Simfoni Jiwa"

PBI FKIP UMM – Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali membuktikan komitmennya dalam meningkatkan literasi dan kreativitas di kalangan pelajar melalui kolaborasi produktif. Dosen-dosen Prodi PBI FKIP UMM berkolaborasi dengan siswa-siswa SMA Islam Batu untuk menciptakan sebuah karya sastra berjudul “Simfoni Jiwa”, yaitu buku kumpulan cerpen yang mencerminkan kreativitas dan pemikiran siswa dalam bentuk tulisan. Kerja sama ini tidak hanya menjadi sarana bagi para siswa untuk mengekspresikan ide dan perasaan mereka melalui cerpen, tetapi juga memberikan pengalaman langsung dalam proses kreatif penulisan dan penerbitan buku. Kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya Prodi PBI FKIP UMM untuk terus produktif dan mendorong keterlibatan mahasiswa serta dosen dalam kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama di bidang pendidikan dan literasi. Arif Setiawan, M.Pd., Kepala Program Studi PBI FKIP UMM, menyampaikan apresiasinya atas kerja keras dan semangat kolaboratif dari para dosen serta antusiasme para siswa SMA Islam Batu dalam mewujudkan buku “Simfoni Jiwa” ini. “Kami di Prodi PBI FKIP UMM berkomitmen untuk terus berinovasi dan berkolaborasi, tidak hanya di lingkungan kampus tetapi juga dengan sekolah-sekolah. Karya ini adalah salah satu bentuk nyata dari upaya kami untuk produktif dan kolaboratif dalam meningkatkan minat baca dan tulis di kalangan generasi muda,” ujar Arif Setiawan. Peluncuran buku “Simfoni Jiwa” ini disambut hangat oleh para siswa, guru, dan masyarakat yang hadir. Buku ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi siswa lainnya untuk berani menulis dan mengekspresikan diri mereka. Ke depannya, Prodi PBI FKIP UMM berencana untuk terus memperluas kolaborasi serupa dengan berbagai sekolah lain, sebagai bagian dari misi akademis dan sosial yang lebih luas dalam memajukan literasi di kalangan generasi muda. Dengan dirilisnya “Simfoni Jiwa,” kolaborasi ini menjadi contoh inspiratif bagaimana perguruan tinggi dan sekolah dapat bekerja sama dalam membangun budaya literasi yang kuat, memberikan wadah bagi siswa untuk berkarya, dan mempersiapkan mereka menjadi generasi kreatif di masa depan. Acara Festival Literasi Kota Bojonegoro ini diharapkan dapat menjadi wadah yang berkelanjutan bagi pengembangan budaya literasi dan apresiasi seni di Indonesia. Keikutsertaan mahasiswa PBI FKIP UMM menjadi bukti nyata bahwa generasi muda mampu berperan aktif dalam mengangkat nilai-nilai budaya dan sastra Indonesia.

Adakan Bedah Buku Mari Pergi Lebih Jauh dan Di Tanah Lada Karya Ziggy Zesyazeoviennazabrizkie, Penerbit KPG Gandeng Dosen PBI FKIP UMM

PBI News – Membuktikan komitmennya di bidang sastra, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berkolaborasi dengan penerbit Kepustakaan Populer Gramedia (KPG) dalam acara bedah buku “Mari Pergi Lebih Jauh” dan “Di Tanah Lada” karya Ziggy Zesyazeoviennazabrizkie.  Acara yang dilaksanakan di New Book Store UMM tersebut turut mengundang dosen PBI FKIP UMM, Candra Rahma Wijaya Putra, S.S., S.Pd., M.Pd.  Dosen yang akrab disapa Pak Candra tersebut adalah salah satu dosen yang ahli di bidang sastra. Dalam diskusi yang berlangsung, Pak Candra menyoroti karakter Afa, seorang anak yang meskipun hidup dalam kekerasan dan teraniaya, tetapi masih menunjukkan rasa bahagianya serta kasih sayang kepada ibunya. Hal tersebut menunjukkan bahwa mau bagaimanapun keadaannya, jangan lupa untuk bahagia. “bagaimana sastra memberikan ruang kepada suara-suara yang hilang. Berdasarkan hal tersebut, karya sastra anak dan membawa sudut pandang anak itu berbeda. Karya sastra anak itu memang bisa dipahami anak-anak, sedangkan sastra yang membawa isu tentang anak-anak itu akan terasa sulit untuk memahami, karena yang bisa memahaminya hanya orang dewasa. Karya yang membawa isu anak itu diwajibkan dan karya ini wajib dibaca agar bisa menjadi orang tua, orang dewasa, atau kakak yang baik buat anak-anak,” jelas Pak Candra.  Tidak hanya itu, Pak Candra juga mengajak seluruh mahasiswa baru yang sedang menempuh mata kuliah Sastra Modern sebagai salah satu bentuk komitmen Prodi PBI FKIP UMM dalam memberikan ruang terbuka untuk berdiskusi tentang perkembangan sastra modern saat ini. Dalam diskusi yang berlangsung seru tersebut, Pak Candra juga berharap dengan mempelajari karya sastra dapat lebih memahami dan merasakan empati, serta peka terhadap lingkungan sekitar. “Bacalah, karena kepala kita itu berbeda dengan perut. Perut lapar ada alarmnya, tapi kalau kepala kita kosong tidak ada alarmnya, karena itu bisa memabukkan,” terangnya. Acara diskusi semakin seru, karena tidak hanya Pak Candra, bedah buku tersebut juga dihadiri langsung oleh penulisnya, Ziggy Zesyazeoviennazabrizkie. Dalam paparannya, penulis yang akrab dipanggi Kak Ziggy tersebut turut memberikan pesan kepada generasi muda, khususnya kepada Gen Z agar senantiasa menumbukan budaya literasi. “Di era yang semakin canggih seperti sekarang, kita dimudahkan dalam menjangkau sumber-sumber bacaan. Harapannya teman-teman bisa memanfaatkan previlese itu,” jelasnya.  Sebagai penutup, Pak Candra menyampaikan sebuah jargon, “Mahasiswa  Pendidikan Bahasa Indonesia tapi tidak suka membaca? Jangan ya dek ya”. Dan disambut riuh peserta yang hadir dalam acara bedah buku tersebut. (han/fif)

Tempuh Mata Kuliah Sastra Modern, Mahasiswa PBI FKIP UMM Ikuti Diskusi dan Bedah Buku Pergi Lebih Jauh Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

PBI News –  Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMM mengikuti Diskusi dan Bedah Buku Pergi Lebih Jauh Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie pada hari Sabtu, 19 Oktober 2024, di New Book Store UMM. Pengampu mata kuliah Sastra Modern, Candra Rahma Wijaya Putra.S.S., S.Pd.,M.A. juga menjadi narasumber dalam acara tersebut. Sastra modern menjadi salah satu mata kuliah satra yang ada di Prodi PBI FKIP UMM. Mata kuliah tersebut melingkupi kajian tentang puisi, prosa, serta karya sastra lainnya. Novel yang berjudul Pergi Lebih Jauh menjadi salah satu karya sastra modern yang menakjubkan, ditulis oleh Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie yang menjadi narasumber utama pada acara ini. Seminar ini bertujuan untuk mengupas lebih dalam makna dibalik cerita, motivasi penulis, serta proses kreatif melahirkan buku yang telah mendapatkan perhatian luas. Dalam paparannya, dosen yang akrab disapa Pak Candra tersebut menjelaskan bahwa novel yang berjudul Pergi Lebih Jauh tersebut menggambarkan perjalanan hidup manusia yang mencari makna dari pengalaman dan perasaan yang kompleks seperti kerinduan, harapan, dan perjuangan menghadapi kenyataan. “Dengan gaya naratif yang khas dan bahasa yang puitis, pesan penting tentang perjalanan hidup seorang manusia dalam novel ini harusnya bisa relate dengan kehidupan saat ini. Tidak hanya itu, buku ini menjadi representasi kuat dari sastra modern. Melalui sudut pandang sastra modern, karya ini tidak hanya menceritakan kisah, tetapi juga mencerminkan keadaan zaman sekarang, di mana batas antara kehidupan nyata dan imajinasi semakin kabur,” lanjutnya. Oleh karena itu, dengan adanya mata kuliah Sastra Modern, mahasiswa bisa mendapatkan pemahaman terkait perkembangan karya sastra di era modern seperti sekarang ini. Sastra modern sering kali mengusung gaya penceritaan yang lebih eksperimental dan membiarkan pembaca menarik kesimpulan sendiri dari lapisan makna yang tersembunyi, inilah yang membuat karya ini begitu relevan dan menarik untuk dibedah dalam seminar ini. Seminar ini sebagai salah satu sarana untuk memperdalam pemahaman tentang sastra modern dan mahasiswa yang sedang menempuh mata kuliah Sastra Modern diharapkan dapat termotivasi dan mendapatkan pengetahuan baru. (ran/fif)

Mahasiswa PBI FKIP, Devy Putri Susilo Wakili UMM di Ajang Mister Miss Tourism and Culture Jawa Timur 2024

Mahasiswa PBI FKIP, Devy Putri Susilo Wakili UMM di Ajang Mister Miss Tourism and Culture Jawa Timur 2024

PBI News, Malang – Devy Putri Susilo, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), sukses menjadi salah satu finalis dalam ajang bergengsi Mister Miss Tourism and Culture Jawa Timur 2024. Kegiatan ini berfokus pada sektor pariwisata dan budaya, dengan tujuan mengeksplorasi potensi wisata daerah asal serta di seluruh Jawa Timur, sekaligus melestarikan budaya, adat istiadat, tradisi, dan mendukung kemajuan ekonomi kreatif. Mahasiswi asal Blitar ini mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaiannya hingga masuk dalam 12 besar finalis dari banyaknya peserta yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. “Saya tidak menyangka bahwa perjalanan saya sudah sejauh ini. Melewati dan melalui proses step by step rangkaian kegiatan itu adalah hal yang luar biasa,” ujar Devy. Devy juga berbagi pengalaman unik selama mengikuti kompetisi ini. “Fun fact, ini pertama kalinya saya mencoba make-up profesional dan memakai high heels setinggi 10-15 cm. Padahal, saya seorang mahasiswi yang aktif di bidang sastra dan kepenulisan, serta seorang pecinta alam. Jadi, ini cukup menantang untuk keluar dari zona nyaman,” lanjutnya. Tak hanya mahasiswa yang berkompetisi dalam ajang ini, tetapi juga para peminat sektor pariwisata dan budaya dari berbagai latar belakang. Devy merasa tantangan tersebut semakin memotivasinya untuk memberikan yang terbaik. Arif Setiawan, M.Pd., selaku Kaprodi PBI FKIP UMM, turut memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap prestasi mahasiswanya ini. “Kami sangat bangga dengan pencapaian Devy. Semoga ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik,” tuturnya. Ajang Mister Miss Tourism and Culture Jawa Timur 2024 ini diharapkan dapat mengangkat potensi pariwisata dan budaya daerah, sekaligus memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam melestarikan kekayaan budaya Jawa Timur.

Mahasiswa Prodi PBI FKIP UMM Sukses Launching Buku di Program CoE Entrepreneur Perbukuan

Mahasiswa Prodi PBI FKIP UMM Sukses Launching Buku di Program CoE Entrepreneur Perbukuan

Prodi PBI News — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) FKIP Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang mengikuti program Center of Excellence (CoE) Entrepreneur Perbukuan sukses meluncurkan buku hasil karya mereka. Salah satu mahasiswa yang berpartisipasi dalam acara tersebut adalah Aliya Safana Dewi, yang turut berperan aktif dalam menyukseskan program ini. Acara launching yang berlangsung di Ballroom Hotel Kapal Garden Taman Sengkaling, Malang dihadiri oleh Dekan FKIP UMM, Prof. Dr. Trisakti Handayani, M.M., dan Kepala Program Studi PBI FKIP UMM, Arif Setiawan, M.Pd. Kehadiran para pimpinan ini semakin memberikan apresiasi tinggi terhadap usaha dan kreativitas mahasiswa yang terlibat dalam CoE Entrepreneur Perbukuan. Dalam sambutannya, Prof. Trisakti menyampaikan kebanggaannya terhadap hasil karya mahasiswa dan berharap bahwa program ini dapat terus memberikan kontribusi nyata terhadap dunia perbukuan di Indonesia.   Tidak hanya sekadar acara peluncuran, momen ini juga diwarnai dengan penyerahan buku sebagai produk dari program CoE Entrepreneur Perbukuan kepada Prof. Dr. Sarwiji Suwandi, M.Pd., sebagai simbolis luaran dari program ini. Penyerahan ini menandakan bahwa buku-buku hasil karya mahasiswa tidak hanya menjadi produk akademis, tetapi juga menjadi kontribusi dalam dunia literasi dan pendidikan. Program CoE Entrepreneur Perbukuan yang dikoordinatori oleh Egi Fajar Andalas, S.S., M.Hum., telah memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan mereka di bidang perbukuan, mulai dari menulis, desain, hingga pemasaran. Acara ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Prodi PBI FKIP UMM mampu menghasilkan karya yang relevan dan bernilai tinggi. Dengan diluncurkannya buku-buku ini, mahasiswa CoE Entrepreneur Perbukuan telah membuktikan bahwa mereka siap bersaing di industri kreatif, khususnya dalam dunia perbukuan. Aliya Safana Dewi dan rekan-rekan mahasiswa lainnya diharapkan dapat terus mengembangkan kemampuan mereka dan memberikan inspirasi bagi mahasiswa lainnya. Acara ini juga menunjukkan komitmen Prodi PBI FKIP UMM dalam mendorong inovasi, kreativitas, dan profesionalisme mahasiswa melalui berbagai program unggulan.

Devy Putri Susilo, Mahasiswa PBI FKIP UMM Raih Nominasi “Miss Terfavorit dan Best Intelegensia” dalam Ajang Mister Miss Tourism and Culture Jawa Timur 2024

Devy Putri Susilo, Mahasiswa PBI FKIP UMM Raih Nominasi “Miss Terfavorit dan Best Intelegensia” dalam Ajang Mister Miss Tourism and Culture Jawa Timur 2024

PBI FKIP UMM – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di tingkat nasional. Devy Putri Susilo berhasil mengukir prestasi dengan meraih nominasi Miss Terfavorit dan Best Intelegensia dalam ajang bergengsi Mister & Miss Tourism and Culture Jawa Timur 2024 dan akan berkompetisi di ajang Mister dan Miss Teen Tourism Indonesia 2025 di Yogyakarta. Ajang ini digelar pada malam Grand Final yang bertempat di Main Hall, Malang Creative Center, pada Minggu. 20 Oktober 2024. Dalam ajang tersebut, Devy Putri Susilo, yang akrab disapa Ivy, menjadi salah satu dari 12 peserta terpilih yang berhasil lolos ke tahap grand final. Sebagai perwakilan PBI FKIP UMM, Ivy menampilkan kemampuan dan pengetahuannya yang mendalam mengenai kebudayaan dan pariwisata Jawa Timur. Kecerdasan dan wawasan luas yang ditunjukkan Ivy berhasil membawanya meraih penghargaan Best Intelegensia, sebuah pengakuan bergengsi yang menegaskan keunggulannya dalam menjawab tantangan intelektual dan bersaing dengan para finalis lainnya. Nominasi Miss Terfavorit juga diraih oleh Ivy, berkat dukungan luas dari teman-teman, keluarga, kampus, dan orang terdekat lainnya yang memberikan suara melalui mekanisme voting berupa like dan comment pada akun Instagram Mister & Miss Tourism and Culture Jawa Timur 2024. Prestasi ini semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu finalis unggulan, sekaligus menjadi kebanggaan bagi PBI FKIP UMM atas keterlibatan mahasiswanya dalam ajang bergengsi di bidang pariwisata dan kebudayaan. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas pencapaian ini. Pencapaian yang tidak pernah saya duga, karena bisa mendapatkan dua nominasi sekaligus. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, khusunya PBI FKIP UMM dan keluarga saya,” Ujar Ivy penuh rasa syukur dan bahagia. “Pengalaman ini sangat berharga, karena tidak hanya menambah pengetahuan saya tentang budaya dan pariwisata, tetapi juga meningkatkan rasa percaya diri,” Ujar Ivy setelah meraih prestasi dalam ajang bergengsi tersebut. Dia juga berpesan kepada teman-teman mahasiswa untuk tidak ragu mencoba hal-hal baru dan terus berkarya. “Prestasi bisa datang dari mana saja, asalkan kita berani mencoba, berusaha, dan melangkah untuk meraihnya.” Tambahnya penuh motivasi. Keberhasilan Ivy dalam ajang Mister & Miss Tourism and Culture Jawa Timur 2024 diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berprestasi, baik di dalam maupun di luar bidang akademik. Dukungan penuh dari PBI FKIP UMM, serta bakat dan usaha luar biasa yang ditunjukkan Ivy, membuktikan bahwa mahasiswa mampu bersaing di tingkat provinsi. Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama Ivy, tetapi juga membawa nama baik kampus ke kancah yang lebih luas, hal ini membuktikan bahwa mahasiswa memiliki potensi besar dalam berbagai bidang. (han/fif)

Rapat Koordinasi Prodi PBI FKIP UMM Sambut Awal Perkuliahan Semester Ganjil 2024-2025

Rapat Koordinasi Prodi PBI FKIP UMM Sambut Awal Perkuliahan Semester Ganjil 2024-2025

Prodi PBI News – Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) FKIP Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar Rapat Koordinasi dalam rangka menyambut awal perkuliahan Semester Ganjil 2024-2025. Acara ini dilaksanakan di Ballroom Hotel Kapal Garden Taman Sekaling, Malang, dengan tujuan menyatukan visi dan strategi untuk pelaksanaan perkuliahan yang lebih baik di semester mendatang. Dalam rapat koordinasi yang dihadiri oleh seluruh dosen Prodi PBI FKIP UMM, berbagai agenda penting dibahas, mulai dari evaluasi perkuliahan semester sebelumnya hingga penyusunan strategi baru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Kaprodi PBI FKIP UMM, Arif Setiawan, M.Pd., memimpin jalannya rapat dengan memberikan arahan serta motivasi kepada para dosen untuk terus berinovasi dalam proses pembelajaran. “Perkuliahan semester ini harus menjadi momentum untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas akademik serta pelayanan kepada mahasiswa,” ujarnya. Selain membahas kurikulum dan penguatan materi perkuliahan, rapat ini juga menekankan pentingnya pendekatan student-centered learning yang lebih interaktif. Dosen didorong untuk memaksimalkan penggunaan teknologi dalam pengajaran, serta meningkatkan kolaborasi dalam penelitian dan pengabdian masyarakat sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Salah satu topik yang mendapatkan perhatian khusus adalah peningkatan implementasi Center of Excellence (CoE) yang menjadi andalan Prodi PBI, terutama di bidang Diplomasi Bahasa dan Entrepreneur Perbukuan. Rencana program CoE untuk semester mendatang juga dibahas dengan fokus pada pengembangan keterampilan mahasiswa agar lebih siap menghadapi dunia kerja. Arif Setiawan, M.Pd. dalam rapat tersebut menyampaikan pentingnya sinergi antar-dosen dan staf dalam mendukung keberhasilan program-program yang sudah direncanakan. “Kolaborasi yang baik di antara kita semua adalah kunci untuk mencapai visi dan misi program studi ini. Saya berharap semester baru ini menjadi lebih produktif dan memberikan dampak positif bagi mahasiswa,” ungkapnya. Rapat koordinasi ini ditutup dengan diskusi dan tanya jawab antara dosen, di mana masing-masing dosen memberikan masukan terkait pelaksanaan perkuliahan dan kendala-kendala yang dihadapi. Dengan penuh semangat, para dosen siap untuk menyambut semester baru dengan komitmen yang lebih kuat dalam memberikan pengalaman belajar terbaik bagi mahasiswa PBI FKIP UMM.

Lokakarya dan Review Visi, Misi, serta Kurikulum OBE dan CoE Prodi PBI FKIP UMM

Lokakarya dan Review Visi, Misi, serta Kurikulum OBE dan CoE Prodi PBI FKIP UMM

Prodi PBI News – Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) FKIP Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sukses menggelar Lokakarya dan Review Visi, Misi, serta Kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan Center of Excellence (CoE), yang bertempat di Ballroom Hotel Kapal Garden Sengkaling, Malang. Acara ini dihadiri oleh seluruh dosen Prodi PBI FKIP UMM dan menghadirkan Prof. Dr. Sarwiji Suwandi, M.Pd., Guru Besar Universitas Sebelas Maret, sebagai pemateri utama. Dalam lokakarya ini, Prof. Dr. Sarwiji Suwandi memberikan pemaparan mendalam mengenai pentingnya implementasi OBE dan CoE dalam menyusun kurikulum pendidikan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan global. Acara ini dimoderatori langsung oleh Dr. Daroe Iswatiningsih, M.Si., yang memandu diskusi dengan penuh antusiasme dan keahlian. Kaprodi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMM, Arif Setiawan, M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya evaluasi secara berkala terhadap visi, misi, serta kurikulum yang diterapkan. “Kurikulum berbasis OBE dan CoE sangat penting untuk memastikan lulusan Prodi PBI siap menghadapi tantangan global dan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri,” jelas Arif Setiawan, M.Pd. Acara yang berlangsung selama sehari penuh ini membahas secara komprehensif arah pengembangan kurikulum dengan pendekatan OBE, yang berfokus pada pencapaian capaian pembelajaran (learning outcomes). Selain itu, kurikulum CoE yang menitikberatkan pada keunggulan program studi dalam bidang Diplomasi Bahasa dan Entrepreneur Perbukuan juga menjadi perhatian utama. Para dosen yang hadir aktif terlibat dalam diskusi kelompok, memberikan masukan untuk menyempurnakan kurikulum yang ada, dan menyelaraskannya dengan visi besar Universitas Muhammadiyah Malang sebagai universitas yang berorientasi pada kewirausahaan dan inovasi pendidikan. Prof. Dr. Sarwiji Suwandi menutup sesi lokakarya dengan harapan agar Prodi PBI FKIP UMM terus berinovasi dan mengikuti perkembangan zaman. “Dengan adanya review dan pembaruan kurikulum secara berkala, Prodi PBI FKIP UMM akan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga unggul dalam keterampilan praktis yang dibutuhkan di masyarakat luas.” Lokakarya ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi Prodi PBI FKIP UMM untuk terus bergerak maju dalam meningkatkan mutu pendidikan, baik secara akademik maupun dalam pengembangan keunggulan-keunggulan spesifik melalui program CoE.

Mahasiswa PBI FKIP UMM Tampilkan Musikalisasi Puisi di Acara Ngobrol Buku “Brantas Sang Pembawa Berkah”

Mahasiswa PBI FKIP UMM Tampilkan Musikalisasi Puisi di Acara Ngobrol Buku "Brantas Sang Pembawa Berkah"

Prodi PBI News — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menunjukkan produktivitas mereka di bidang seni dan sastra. Dalam acara Ngobrol Buku karya Raymond Valiant yang berjudul Brantas Sang Pembawa Berkah, mahasiswa PBI FKIP UMM turut berpartisipasi dengan menampilkan musikalisasi puisi. Acara ini diselenggarakan oleh Komunitas Pelangi Sastra Malang berkolaborasi dengan Trabasan (Teras Budaya M.A Icksan) dan Andang Bachtiar Penyelaras, pada Kamis, 12 September 2024, bertempat di Trabasan, Jalan Magelang, Malang. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa PBI FKIP UMM membawakan tiga karya musikalisasi puisi yang memukau penonton. Puisi yang dipilih merupakan karya-karya sastra Indonesia yang terkenal, di antaranya puisi Aku karya Chairil Anwar, Di Hari Kematianku karya Laila S. Chudori, dan Kangen karya W.S. Rendra. Ketiga puisi ini dibalut dengan harmoni musik yang indah dan emosional, menciptakan pengalaman sastra yang mendalam bagi para hadirin. Mahasiswa yang tampil dalam pertunjukan tersebut adalah Vivin Dwi Oktavia pada bagian vokal, Naufal sebagai pemain kajon, dan Fadil pada gitar. Kolaborasi mereka menghadirkan suasana yang khusyuk dan dramatis, sejalan dengan tema puisi yang penuh makna. Penampilan mereka mendapat apresiasi dari peserta acara dan komunitas sastra yang hadir, yang merasa terkesan dengan kemampuan artistik dan interpretasi mendalam dari setiap puisi yang dibawakan. Acara Ngobrol Buku ini merupakan bagian dari upaya Komunitas Pelangi Sastra Malang untuk mempromosikan literasi dan mengangkat karya-karya sastra lokal, termasuk buku Brantas Sang Pembawa Berkah karya Raymond Valiant, yang menceritakan tentang sejarah dan budaya di sepanjang sungai Brantas, salah satu ikon Malang Raya. Keterlibatan mahasiswa PBI FKIP UMM dalam acara ini menunjukkan semangat dan kontribusi aktif mereka dalam dunia seni dan sastra, sekaligus memperluas jaringan serta pengalaman mereka dalam berbagai kegiatan literasi di Malang Raya. Partisipasi mahasiswa dalam kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata dukungan Prodi PBI FKIP UMM dalam mengembangkan kreativitas, bakat seni, dan kecintaan terhadap karya sastra Indonesia. Dengan berbagai prestasi dan partisipasi dalam kegiatan seni dan sastra, mahasiswa PBI FKIP UMM terus mengukir kontribusi positif yang memperkaya lingkungan akademik dan kultural.